Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Ramadhan, Pembangunan Tol Sumbar Tetap Signifikan

Novitri Selvia • Selasa, 19 Maret 2024 | 11:18 WIB

DIKEBUT: Salah satu ruas Tol Padang-Pekanbaru Seksi Padang- Sicincin di Nagari Parikmalintang yang progresnya tampak sudah sangat sangat signifikan. Ruas ini dekat dengan rest area.(ARIS PADEK)
DIKEBUT: Salah satu ruas Tol Padang-Pekanbaru Seksi Padang- Sicincin di Nagari Parikmalintang yang progresnya tampak sudah sangat sangat signifikan. Ruas ini dekat dengan rest area.(ARIS PADEK)
Pelaksanaan pembangunan Tol Padang-Pekanbaru Seksi Padang-Sicincin, terus dikebut. Meskipun pekerjaan di bulan Ramadhan, progresnya tetap tanpak signifikan. Hal ini seperti terlihat di Kecamatan Batanganai.

Gelagar jembatan (erection girder) untuk underpass yang melintasi Jalan Raya Padang-Bukittinggi di Nagari Buayan Lubuak Aluang, Kecamatan Batanganai, tampak sudah terpasang. Begitupun di bagian dalam Jalan Tanjung Basung, sudah selesai dikerjakan oleh PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI).

Petugas Pembebasan Lahan dan Hubungan Masyarakat PT HKI, Andi Prahmana, menjelaskan bahwapemasangan erection girder salah satu pekerjaan yang membutuhkan waktu yang cukup panjang. ”Alhamdulillah, erection girder sudah cukup banyak yang selesai,” ujarnya.

Untuk erection girder di Buayan, katanya sekarang masih dalam proses pengerjaan. Memang, balok-baloknya sudah ada yang terpasang. “Balok untuk satu jalur sudah terpasang. Sisa satu jalur lagi,” sambungnya.

Lantaran pengerjaan berada di Jalan Raya Padang-Bukittinggi, pihaknya tentu mempertimbangkan aspek keselamatan dan kelancaran lalu lintas. Jadi, pengaturan lalu lintas dilakukan selama 20 menit setiap kali pemasangan erection girder.

Proses rekayasa lalu lintas itu dilakukan HKI bekerja sama dengan pihak Polres Padangpariaman. “Alhamdulillah, sejauh ini teman-teman bekerja dengan lancar, walau dalam kondisi puasa. Dan tidak ada juga gangguan dalam pelaksanaannya,” ujar Andi.

Andi juga menyampaikan permohonan maaf atas segala ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat pekerjaan erection girder tersebut. Ia mengimbau pengguna jalan agar tetap berhati-hati dan mematuhi petunjuk yang telah disediakan.

“Adapun arahan untuk mengatur kecepatan kendaraan serta memperhatikan rambu-rambu lalu lintas di area proyek sangat ditekankan untuk menjaga keselamatan bersama. Selain dari kepolisian, petugas proyek juga ikut melakukan pengaturan,” jelasnya.

Andi yakin, apabila pekerjaan berjalan lancar dan kondisi cuaca baik, pembangunan Tol Padang-Pekanbaru Seksi Padang-Sicincin bisa rampung sesuai target.

Untuk itu, pihaknya meminta agar masyarakat terkhusus di sekitar lokasi pembangunan memberikan dukungan penuh. Seperti diketahui, jalan Tol Padang-Sicincin dilengkapi 14 underpass dan 4 underpass di perlintasan kereta api jalur Bandara Internasional Minangkabau-Kayu Tanam.

Underpass ini dibangun dengan metode khusus seperti struktur kaki seribu atau pile slab pada bagian jalan pendekat jembatan. Underpass ini memiliki panjang rata-rata 96,3 meter, ketinggian 6,8 meter, dan mampu menahan beban maksimal 50 ton.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian menerangkan, saat ini progress pembebasan lahan Jalan Tol Pekanbaru – Padang, Seksi 1 Padang - Sicincin hampir rampung dan telah mencapai 92,6%. Sementara progress konstruksinya mencapai 47,22%.

“Ditargetkan, Jalan Tol Pekanbaru – Padang, Seksi 1 Padang – Sicincin dapat selesai dan fungsional pada Juli 2024 sehingga dapat mendukung jalur logistik dan jalur pariwisata yang berdampak pada peningkatan perekonomian di provinsi Sumatera Barat dan Riau,” kata Dirjen Hedy.

Jalan Tol Pekanbaru-Padang, Seksi 1 Padang – Sicincin akan terbagi menjadi 2x2 lajur pada tahap awal. Seksi ini akan memiliki 3 gerbang tol yang berada pada STA 1+800, STA 19+000 dan STA 35+800. Seksi ini juga akan memiliki 1 pasang Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP/ Rest Area) Tipe A yang berada di STA 23+000. (apg)

Editor : Novitri Selvia
#Gelagar jembatan #hki #PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) #Tol Padang-Pekanbaru Seksi Padang-Sicincin