Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

IRT Meninggal Tertabrak Kereta Api di Paguahduku

Aris Prima Gunawan • Senin, 14 Juli 2025 | 13:50 WIB
TRAGIS: Seorang ibu rumah meninggal tertabrak kereta api di Korong Paguahduku, Nagari Kuraitaji, Sabtu sore (12/7). (DOK POLSEK NANSABARIS UNTUK PADEK)
TRAGIS: Seorang ibu rumah meninggal tertabrak kereta api di Korong Paguahduku, Nagari Kuraitaji, Sabtu sore (12/7). (DOK POLSEK NANSABARIS UNTUK PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM-Kecelakaan maut kembali terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Kabupaten Padangpariaman.

Seorang ibu rumah tangga bernama Desi Erawati, 39, dilaporkan meninggal dunia secara tragis setelah sepeda motor yang dikendarainya tertabrak kereta api di Korong Paguahduku, Nagari Kuraitaji, Kecamatan Nansabaris, pada Sabtu sore (12/7).

Anggota Aspol Polsek Nansabaris, Zulhelmi, menjelaskan bahwa insiden bermula saat korban mencoba melintasi rel kereta api dengan sepeda motor jenis Jupiter Z berpelat BA 6726 FD. Saat itu, kendaraan korban diketahui mengalami mogok tepat di tengah perlintasan.

“Saksi mata, Eri Basrianto, 48, sempat melihat korban mendorong sepeda motornya menggunakan kaki sambil tetap berada di atas kendaraan.

Ia berteriak memperingatkan korban tentang datangnya kereta api dari arah Pariaman menuju Padang, namun tampaknya korban tidak mendengar,” jelas Zulhelmi.

Benturan tak terhindarkan. Kereta Api B9 menabrak bagian belakang sepeda motor korban dengan keras, hingga membuat tubuh Desi Erawati dan sepeda motornya terseret sekitar 50 meter dari titik benturan awal.

Akibat kecelakaan tersebut, korban tewas di tempat dengan kondisi tubuh yang mengenaskan, terpotong menjadi empat bagian.

Saksi lainnya, Sulaiman, 72, yang juga berada di sekitar lokasi kejadian menyampaikan keprihatinannya atas musibah tersebut. Ia mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati, terutama ketika melintasi rel kereta api yang tidak dilengkapi palang pintu pengaman.

“Ini peringatan keras bagi kita semua. Jangan pernah menyepelekan keselamatan, apalagi di perlintasan kereta api tanpa palang. Semoga kejadian ini jadi pelajaran bersama,” ungkap Sulaiman.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut terhadap insiden tersebut. Kejadian ini menambah daftar panjang kecelakaan di perlintasan sebidang yang minim fasilitas keselamatan. (apg)

Editor : Novitri Selvia
#tertabrak kereta api #Korong Paguahduku #Zulhelmi #Polsek Nansabaris #Nagari Kuraitaji