Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pohon Tumbang, Timpa Sekolah, Mushalla dan 10 Rumah

Aris Prima Gunawan • Jumat, 3 Oktober 2025 | 11:45 WIB

Tim BPBD Kota Padang bergerak cepat menangani pohon tumbang di Jalan Banjir Kanal, Kelurahan Pengambiran Ampalu Nan XX, Kecamatan Lubukbegalung, Kota Padang, Kamis (12/12/2024).
Tim BPBD Kota Padang bergerak cepat menangani pohon tumbang di Jalan Banjir Kanal, Kelurahan Pengambiran Ampalu Nan XX, Kecamatan Lubukbegalung, Kota Padang, Kamis (12/12/2024).

PADEK.JAWAPOS.COM-Jumlah pohon tumbang di Nagari Tandikek Utara, Kecamatan Patamuan cukup banyak pada Rabu sore (1/10). Banyak rumah warga yang tertimpa, dan akses yang tertutup. Sehingga, penanganan peristiwa itu berlangsung hingga kemarin.

Sekretaris Nagari Tandikek Utara, Indra Dunianda, menjelaskan bahwa angin kencang yang terjadi Rabu (1/10) sekitar pukul 16.00, membuat banyak pohon yang tumbang di Nagari Tandikek Utara. Yakni sebanyak 12 pohon di berbagai titik.

Alhasil, terdapat 6 titik akses jalan yang tertutup. “Peristiwa ini membuat kerugian yang cukup besar. Terdapat 10 rumah warga yang tertimpa pohon tumbang. Lalu 1 sekolah (SMP), dan 1 musalla,” ujarnya, kemarin.

Katanya, terdapat tiga bangunan yang mengalami rusak besar. Sedangkan sisanya mengalai rusak ringan karena ditimpa pohon pinang.

Indra pun memperkirakan kerugian atas peristiwa itu mencapai ratusan juta rupiah. “Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut,” syukurnya.

Melihat kondisi cuaca, menurutnya potensi serupa mungkin masih bisa terjadi. Untuk itu, Indra mengimbau warga agar selalu waspada menyikapi kondisi cuaca yang rentan hujan disertai angin kencang.

“Kewaspadaan kita kunci untuk keselamatan dalam menghadapi potensi bencana alam,” tukasnya.

Sedangkan Komandan Regu BPBD Padangpariaman, Diki Suryanto, menjelaskan bahwa 12 pohon tumbang tersebut tersebar di 12 titik pula. Sehingga, proses penanganan dampaknya berlangsung sejak Rabu-Kamis (2/10).

“Seluruh titik pohon tumbang itu di Nagari Tandikek Utara. Hari ini (kemarin) tinggal 5 titik lagi yang sedang kami tangani,” jelasnya.

Untuk menangani dampak pohon tumbang itu, pihaknya menurunkan 15 orang personel dari BPBD Padangpariaman. “Insya Allah, semua titik dapat diselesaikan penanganannya hari ini,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi BMKG, sambungnya, dalam minggu ini diperkirakan curah hujan cukup tinggi disertai angin kencang. Jadi, potensi bencana seperti banjir dan longsor bisa saja terjadi.

“Kami mengimbau agar masyarakat selalu waspada untuk keselamatan mereka,” tukasnya. (apg)

Editor : Novitri Selvia
#pohon tumbang #BPBD Padangpariaman #Diki Suryanto #Nagari Tandikek Utara