Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Padangpariaman Perpanjang Libur Sekolah hingga 3 Desember akibat Banjir dan Longsor

Aris Prima Gunawan • Selasa, 2 Desember 2025 | 10:36 WIB

Photo
Photo

PADEK.JAWAPOS.COM-Pemerintah Kabupaten Padangpariaman melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) resmi menambah durasi libur kegiatan belajar mengajar di seluruh tingkat satuan pendidikan, baik negeri maupun swasta, sebagai respons terhadap bencana banjir dan longsor yang masih berdampak di sejumlah wilayah.

Kebijakan perpanjangan libur itu tertuang dalam surat dinas nomor 005/19811/Kepeg/Disdikbud/2025 yang diterbitkan pada Minggu, 30 November 2025.

Langkah tersebut sekaligus menjadi kelanjutan dari Surat Edaran sebelumnya bernomor 005/19809/Kepeg/Disdikbud/XI-2025, terkait penghentian sementara proses pembelajaran akibat bencana hidrometeorologi yang melanda daerah itu sejak 27 November 2025.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Padangpariaman, Muhammad Rasyid, menyampaikan bahwa ketidakstabilan cuaca dan kondisi sekolah yang masih terdampak bencana menjadi pertimbangan utama kebijakan ini.

“Demi menjamin keamanan, kesehatan, serta keselamatan peserta didik, masa libur kita lanjutkan hingga 3 Desember 2025,” ujar Rasyid, menegaskan bahwa situasi saat ini masih belum kondusif bagi aktivitas belajar mengajar.

Ia menyebut, sebagian besar area pendidikan terutama dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK masih dalam proses pemulihan pascabanjir dan longsor yang terjadi sejak 27 November 2025.

Meski siswa diliburkan, Rasyid memastikan guru dan tenaga tata usaha tetap wajib hadir ke sekolah untuk menjalankan tugas operasional sebagaimana biasanya.

Selain aktivitas administratif, personel sekolah juga diarahkan membantu pembersihan fasilitas dan lingkungan pendidikan yang terdampak guna mempercepat proses pemulihan.

Menurutnya, kesiapsiagaan sekolah menjadi prioritas agar KBM bisa kembali berjalan ketika kondisi dinilai aman.

Disdikbud juga menekankan pentingnya koordinasi intensif antar kepala sekolah dalam penanganan situasi darurat dan pemulihan sarana pendidikan.

Rasyid berharap, dukungan dan sinergi semua pihak dapat mempercepat masa transisi pendidikan di Padangpariaman usai bencana.

“Kolaborasi seluruh unsur pendidikan dan kepedulian berbagai pihak merupakan kekuatan yang kita butuhkan saat ini,” tutupnya. (apg)

Editor : Novitri Selvia
#libur sekolah #Disdikbud Padangpariaman #Muhammad Rasyid