Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

JKA Targetkan Penyusunan R3P Padangpariaman Rampung Tepat Waktu

Aris Prima Gunawan • Senin, 29 Desember 2025 | 11:31 WIB

ARAHKAN: Bupati Padangpariaman, John Kenedy Azis, memimpin rapat teknis pemutakhiran dan validasi data kebencanaan hidrometeorologi pascabencana di Pusdalops PB Nagari Pakandangan, 2x11 Anam Lingkuang
ARAHKAN: Bupati Padangpariaman, John Kenedy Azis, memimpin rapat teknis pemutakhiran dan validasi data kebencanaan hidrometeorologi pascabencana di Pusdalops PB Nagari Pakandangan, 2x11 Anam Lingkuang

PADEK.JAWAPOS.COM-Pemkab Padangpariaman kembali menegaskan keseriusannya dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana hidrometeorologi.

Hal tersebut ditunjukkan dengan dipimpinnya langsung rapat teknis pemutakhiran dan validasi data kebencanaan oleh Bupati Padangpariaman, John Kenedy Azis (JKA), meski kegiatan berlangsung di tengah masa libur.

Rapat dilaksanakan di Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Nagari Pakandangan, Kecamatan 2x11 Anam Lingkuang, kemarin.

Baca Juga: SPAC Juara Umum SOAT 2025 di Padang, Perpani Sumbar Siapkan Atlet Menuju Porprov 2026

Dalam pertemuan tersebut, JKA didampingi Wakil Bupati Rahmat Hidayat, Sekkab Rudy R Rilis, serta seluruh kepala perangkat daerah yang tergabung dalam Tim Penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) Kabupaten Padangpariaman.

JKA menegaskan bahwa dokumen R3P merupakan pijakan strategis dalam penanganan pascabencana yang harus disusun secara tepat waktu, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan karena menyangkut langsung kepentingan dan hak masyarakat terdampak.

“Pemerintah Kabupaten Padangpariaman sedang berupaya keras menyelesaikan penyusunan R3P tepat waktu. Namun yang paling penting, data yang kita sajikan harus valid. Jangan sampai ada hak masyarakat yang terabaikan, bahkan dalam hal sekecil apa pun. Karena itu, validasi harus dilakukan secara maksimal,” tegas JKA.

Baca Juga: Pemkab Dharmasraya Gelar Muhasabah HUT ke-22, Hadirkan Haddad Alwi dan Ustadz Riza Muhammad

Ia menjelaskan, meskipun rapat digelar pada hari libur, seluruh tim tetap bekerja melakukan pencocokan dan sinkronisasi data lintas perangkat daerah.

Fokus utama diarahkan pada kesesuaian laporan dari organisasi perangkat daerah teknis, seperti Dinas PUPR dan Dinas Pendidikan, dengan data kebencanaan yang dihimpun oleh BPBD.

Proses validasi ini dilakukan untuk memastikan seluruh dampak bencana terdokumentasi secara lengkap dan akurat, mencakup kerusakan infrastruktur seperti jembatan yang ambruk, jalan terdampak longsor, serta berbagai fasilitas publik lainnya.

Baca Juga: Polsek Linggo Sari Baganti dan Pemkab Padangpariaman Perketat Larangan Perayaan Tahun Baru 2026

Data tersebut nantinya akan menjadi dasar pengajuan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi kepada pemerintah pusat.

Bupati juga mengungkapkan bahwa estimasi sementara kerugian akibat bencana mencapai sekitar Rp1,4 triliun. Nilai tersebut masih berpotensi meningkat seiring bertambahnya laporan kerusakan dari lapangan.

“Target kita, data final selesai pada Minggu malam. Hari Senin sudah harus bisa ditandatangani dan dikirim ke kementerian atau lembaga terkait. Untuk itu, saya minta kerja ekstra dari seluruh tim agar finalisasi benar-benar sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” ujarnya menegaskan.

Baca Juga: Pemkab Dharmasraya Gelar Muhasabah HUT ke-22, Hadirkan Haddad Alwi dan Ustadz Riza Muhammad

Rapat teknis tersebut mencerminkan komitmen kuat serta kepemimpinan langsung Bupati dan Wakil Bupati Padangpariaman dalam mengawal tahapan pemulihan pascabencana.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh warga terdampak memperoleh perhatian, perlindungan, dan pemenuhan hak secara adil dan berkelanjutan. (apg)

Editor : Novitri Selvia
#John Kenedy Azis #Pemkab Padangpariaman #R3P Pascabencana