Sebanyak 1.173 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) resmi menerima bantuan yang digelar Pemerintah Kabupaten Padangpariaman di dua lokasi berbeda.
Kegiatan dipusatkan di halaman Kantor Kecamatan Batang Anai dan Aula Kecamatan 2x11 Kayu Tanam.
Sejak pagi, ratusan warga memadati lokasi dengan antusias, berharap bantuan tersebut menjadi dorongan baru bagi penguatan ekonomi keluarga setelah menghadapi tantangan ekonomi dan dampak bencana.
Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis secara resmi membuka penyaluran bantuan tersebut. Ia menyampaikan bahwa program BSSE merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah untuk membantu masyarakat kembali produktif dan mandiri secara ekonomi.
“Bantuan ini bukan hanya sebagai bentuk kepedulian, tetapi juga sebagai stimulus agar masyarakat semakin mandiri. Kami berharap bantuan ini digunakan dengan bijak sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Berdasarkan data Kementerian Sosial RI, jumlah KPM penerima bantuan di Kabupaten Padangpariaman mencapai 1.173 orang yang tersebar di seluruh kecamatan.
Kecamatan Batang Anai menjadi wilayah dengan jumlah penerima terbanyak yakni 630 KPM, disusul Kecamatan 2x11 Kayu Tanam sebanyak 232 KPM, sementara kecamatan lainnya masing-masing mencatat kurang dari 100 penerima.
Setiap KPM menerima stimulus ekonomi senilai Rp5 juta serta bantuan isian hunian sebesar Rp3 juta.
Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat usaha keluarga sekaligus memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga secara bertahap.
Proses simbolis penyaluran bantuan berlangsung tertib dan disambut antusias oleh para penerima manfaat.
Sejumlah warga terlihat saling berbagi cerita dan menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima, yang direncanakan menjadi modal memulai maupun mengembangkan usaha kecil keluarga.
Dalam pelaksanaannya, distribusi bantuan dilakukan bekerja sama dengan PT Pos Indonesia Cabang Pariaman agar proses penyaluran berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran sesuai data penerima yang telah ditetapkan.
Melalui program BSSE Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Padangpariaman berharap bantuan yang diberikan tidak hanya meringankan beban masyarakat dalam jangka pendek, tetapi juga mampu menggerakkan kembali aktivitas ekonomi warga sehingga tercipta kemandirian ekonomi keluarga di masa mendatang.(*)
Editor : Hendra Efison