Penjabat Wali Kota Pariaman, Roberia mengatakan bahwa Kota Pariaman sebagai tempat kerajinan Sulaman Kapalo Panitik yang merupakan salah satu kerajinan khas Pariaman.
“Semoga untuk ke depannya penamaan kapalo penitik tidak berubah menjadi kepala peniti karena ini merupakan ciri khas Minang,” ungkapnya
Selain itu lanjut, Roberia semoga acara ini semakin menyemarakkan pariwisata Kota Pariaman dan kekayaan intelektual Kota Pariaman.
“Sebelumnya Kadis Perindagkop Kota Pariaman menyampaikan bahwa untuk Sulaman Kapalo Penitik secara subtansi kekhasan Kota Pariaman. Tenaga ahli dari Kemenkum dan HAM sudah mengakui khas indikasi geografis Kota Pariaman.
“Namun, untuk resminya tentu ada proses, semoga semua jajaran dari Pemerintah Kota Pariaman semangat untuk menyegerakan supaya keluar sertifikat kekayaan intelektual yang khas geografinya Kota Pariaman. Kalau sudah keluar sertifikat, jika ada daerah lain yang meniru maka daerah tersebut harus membayar uang ke Pariaman,” ujarnya.
Ia juga berharap pokir-pokir yang seperti ini banyak lagi untuk Kota Pariaman.
Ke depan hasil dari Baju Kuruang Sulaman Kapalo Penitik ini akan menjadi karya-karya yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan insyaallah Sulaman Kapalo Penitik ini nantinya setiap minggu ASN Kota Pariaman memakai sulaman.(*) Editor : Hendra Efison