PADEK.JAWAPOS.COM-RSUD Pariaman berganti nama menjadi RSUD Prof H Muhammad Yamin, SH. Rumah Sakit juga berlokasi di Jalan Prof Muhammad Yamin, SH, Desa Kampungbaru, Kota Pariaman.
Direktur RSUD Prof H Muhammad Yamin, SH, dr Mutiara Islam, SpOG (k), menjelaskan bahwa proses pergantian nama ini telah melewati berbagai pertimbangan dan riset yang mendalam.
Sebelumnya ia telah melakukan riset secara internal untuk pemìlihan nama-nama pahlawan, baik pahlawan nasional maupun pahlawan yang berasal dari Kota Pariaman.
Nama-nama tersebut kemudian disurvei hingga kemudian terpilih nama Prof Muhammad Yamin. Nama ini makin mencuat sebagai pengganti nama RSUD Pariaman karena posisi rumah sakit yang juga berada di Jalan Prof H M Yamin Kota Pariaman.
Nama Prof H Muhammad Yamin, SH dipilih karna merupakan tokoh nasional asal Sumbar yang merupakan salah satu pendiri dasar negara Indonesia.
Selain itu, perubahan nama juga mengantisipasi kesalahan dari beberapa instansi yang menyamakan antara RSUD Pariaman dengan RSUD Padangpariaman.
Pernah terjadi anggaran dari pusat yang seharusnya dibutuhkan dan diperuntukan untuk RSUD Pariaman malah dikirim ke anggaran RSUD Padangpariaman sehingga akhirnya anggaran tersebut kembali ke pusat.
“Kami berharap pergantian nama ini sekaligus memotivasi kami untuk menghadirkan semangat nilai juang Prof M Yamin dalam meningkatkan pelayanan terhadap pasien. Sekaligus inspirasi untuk kemajuan rumah sakit,”ujarnya saat memberikan sambutan pada kegiatan Perubahan nama RSUD Pariaman menjadi RSUD Prof Muhammad Yamin, SH di Pariaman.
Perubahanan nama ini diresmikan langsung oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi didampingi Kadis Kesehatan Sumbar Lila Yanuar dan Pj Sekko Pariaman Mursalim serta sejumlah direktur RSUD di Sumbar.
RSUD ini tidak merupakan Rumah Sakit Tipe B yang tidak hanya melayani warga Pariaman dan sekitarnya namun juga menjadi tujuan pelayanan kesehatan bagi warga Agam Barat, Pasaman Barat, Pasaman dan sebagian wilayah Madina Sumut.
Ia menyebut terus berbenah untuk memberikan layanan terbaik bagi pasien. Selain layanan kesehatan, Rumah Sakit ini juga memiliki layanan IGD One Stop Service, Layanan Seroja yang diperuntukan bagi ibu dan anak yang korban KDRT serta pengelolaan IPAL mandiri.
Targetnya kedepan terus melengkapi sarana dan prasarana terutama di ICU yang saat ini menjadi tujuan sejumlah daerah seperti yang disebutkan diatas.
Saat ini telah tersedia 12 bed di ICU namun yang lengkap peralatannya baru untuk 4 bed, tahun ini juga dianggarkan penambahan kelengkapan alat medis untuk 4 bed lagi.
Ia berharap 2025 seluruh sarana untuk 12 bed bisa lengkap sehingga pasien yang dibawa dari Agam dan Pasaman bisa segera mendapatkan pelayanan di RSUD Prof H M Yamin.
Mewakili keluarga Prof Muhammad Yamin, SH, Roy Yamin menyatakan kebanggaannya terhadap Rumah Sakit yang mengabadikan nama kakeknya. Ia berharap nama Muhammad Yamin menjadi motivasi untuk terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan di rumah sakit tersebut.
Gubernur Sumbar Mahyeldi mengingatkan eluruh tenaga kesehatan dan karyawan di RSUD Prof Muhammad Yamin untuk memberikan kenyamanan, hospitalia kepada pasien.
Kesembuhan pasien tidak hanya dari obat namun juga sangat bergantung pada hospitalia/kenyamanan saat pelayanan. Jika pelayanan tidak ekselent maka akan berdampak terhadap nama besar Prof Muhammad Yamin yang merupakan pahlawan nasional.
“Mari terus memberikan pelayanan yang maksimal dan kenyamanan kepada pasien. Layani dengan sepenuh hati dan terus tingkatkan sarana dan prasarana yang sangat dibutuhkan untuk peningkatan pelayanan,”ujarnya. (nia)
Editor : Novitri Selvia