Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Diduga Ditendang Teman, Murid SD di Kota Pariaman Meninggal: Keluarga Menuntut Keadilan

ZikriNiati ZN • Kamis, 20 Maret 2025 | 17:30 WIB

Ilustrasi.(Jawapos)
Ilustrasi.(Jawapos)

PADEK.JAWAPOS.COM-Seorang murid Sekolah Dasar (SD) di Kota Pariaman, MOF, 8, meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Keluarga korban menduga bahwa peristiwa tragis ini bermula dari tindak kekerasan yang dialami anak tersebut di sekolah. Menurut keterangan pihak keluarga, MOF mengalami sakit setelah beberapa hari ditendang oleh teman sebayanya.

Yusra Wati, kerabat korban, menjelaskan bahwa keponakannya mulai mengeluhkan sakit perut pada akhir Januari lalu.

“Awalnya, MOF mengaku sakit perut dan kami membawanya ke RSUD M. Yamin Pariaman. Namun, karena kondisinya tak membaik, kami memutuskan untuk merujuknya ke RSUP M. Djamil Padang untuk pengobatan lanjutan,” ujar Yusra.

Pada awalnya, korban menyebutkan bahwa sakit perutnya disebabkan oleh bola sepak yang mengenai perutnya. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, pihak rumah sakit menyatakan bahwa keterangan tersebut tidak masuk akal.

“Kami terus menanyakan dan akhirnya MOF mengakui bahwa dia ditendang oleh teman-temannya di sekolah,” tambah Yusra.

Menurut dokter, MOF diduga mengalami gangguan pada ginjal yang parah, sehingga harus menjalani cuci darah sebanyak dua kali.

Sayangnya, meski telah mendapatkan perawatan intensif, MOF menghembuskan napas terakhirnya di RSUP M. Djamil Padang pada Selasa (18/3) sore.

Keluarga korban berharap agar kejadian serupa tidak menimpa anak-anak lain di Kota Pariaman. Mereka juga meminta pihak berwenang untuk segera menindaklanjuti kejadian tersebut dan memberikan keadilan bagi almarhum MOF.

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, yang turut menyampaikan rasa duka cita atas musibah tersebut, menyatakan keprihatinannya. Mulyadi yang mendatangi rumah duka mengatakan,

“Kami dari Pemerintah Kota Pariaman sangat prihatin dengan musibah yang menimpa MOF. Saat ini, kami tengah berupaya untuk menyelesaikan permasalahan ini dan memastikan proses pemakaman berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Selain itu, Mulyadi menyampaikan bahwa Pemko Pariaman akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mencari solusi terbaik, agar kejadian seperti ini tidak terulang.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Pariaman, AKP Rinto Alwi, mengonfirmasi bahwa pihaknya belum menerima laporan resmi terkait insiden ini.

“Kami memang sudah mendapatkan informasi tentang kejadian ini. Namun, hingga saat ini, kami belum menerima laporan resmi dari pihak keluarga,” ujar Rinto.

Dengan kejadian ini, masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap potensi kekerasan di sekolah dan mendukung upaya penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku kekerasan.(nia)

Editor : Novitri Selvia
#Murid SD Ditendang #kekerasan di sekolah #polres pariaman #mulyadi #AKP Rinto Alwi