Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pariaman, AKBP Andreanaldo Ademi, yang juga membacakan amanat dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dalam amanatnya, Kapolri menegaskan bahwa operasi ini bertujuan untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama masa mudik dan Lebaran.
Operasi Ketupat Singgalang 2025 melibatkan 164.298 personel gabungan, yang akan disebar ke 2.835 pos, terdiri dari:
- 31.738 pos pengamanan
- 788 pos pelayanan
- 309 pos terpadu
Selain itu, pengamanan juga akan difokuskan pada 126.736 objek vital, termasuk:
- Masjid dan lokasi Salat Idul Fitri
- Objek wisata
- Pusat perbelanjaan
- Terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara.
Di Pariaman sendiri, Polres Pariaman menyiapkan 2 pos pengamanan di pasar-pasar dan 2 pos pelayanan di objek wisata, termasuk di Pantai Gandoriah. Operasi ini akan berlangsung mulai 26 Maret 2025.
Idul Fitri 1446 H dan Pariaman Barayo
Pasca apel, Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, menyampaikan bahwa Pemko Pariaman telah membentuk panitia Pariaman Barayo, yang melibatkan berbagai stakeholder untuk menyukseskan acara menyambut Lebaran.
Mulyadi menegaskan bahwa sinergi antara Pemko Pariaman dan Kepolisian sangat penting dalam menciptakan keamanan serta kelancaran event Pariaman Barayo.
"Selama ini koordinasi Pemko Pariaman dengan Kepolisian sangat baik. Support dari Kepolisian luar biasa sehingga dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat," ujar Mulyadi.
Mantan Anggota DPRD Kota Pariaman ini juga menjelaskan bahwa Pariaman Barayo akan berlangsung di 11 titik objek wisata, antara lain:
- Pantai Sunur
- Pantai Binasi
- Pantai Karan
- Pantai Kata
- Taman Ayunan
- Pantai Cermin
- Taman Anas Malik
- Pantai Gandoriah
- Pulau Angso Duo
- Talao Pauh
- Pantai Apar / Taman Mangrove Apar
Acara utama akan dipusatkan di Pantai Gandoriah dan Pantai Kata, sementara di beberapa lokasi lainnya akan ada hiburan yang dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat.
Prediksi Lonjakan Pemudik 2025
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan RI, jumlah pemudik tahun ini diperkirakan meningkat hingga 52% dari total penduduk Indonesia, atau sekitar 146,48 juta orang.
Angka ini lebih tinggi dibandingkan tahun 2024. Oleh karena itu, pemerintah mengimbau masyarakat untuk mudik lebih awal guna menghindari kepadatan lalu lintas.
Dengan persiapan matang dari Polres Pariaman dan Pemko Pariaman, diharapkan mudik dan perayaan Idul Fitri 1446 H dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, serta event Pariaman Barayo berlangsung sukses.(*)
Editor : Heri Sugiarto