Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Program Satu Keluarga Satu Sarjana Plus Diperluas

ZikriNiati ZN • Senin, 14 Juli 2025 | 14:45 WIB
KERJA SAMA: Wali Kota Pariaman Yota Balad foto bersama usai menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Rektor Universitas Nasional PASIM Bandung, Prof. Dr. Armai Arief, MA. (DOK. PEMKO PARIAMAN)
KERJA SAMA: Wali Kota Pariaman Yota Balad foto bersama usai menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Rektor Universitas Nasional PASIM Bandung, Prof. Dr. Armai Arief, MA. (DOK. PEMKO PARIAMAN)

PADEK.JAWAPOS.COM-Wali Kota Pariaman Yota Balad menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Universitas Nasional (UNAS) PASIM Bandung terkait pengembangan Program Unggulan Satu Keluarga Satu Sarjana Plus (Saga Saja Plus) di Kota Pariaman.

Penandatanganan ini berlangsung di Kampus UNAS PASIM, Provinsi Jawa Barat. Kerja sama ini dilakukan langsung antara Wako Yota Balad dan Rektor UNAS PASIM, Prof. Dr. Armai Arief, MA.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Pariaman, Hertati Taher, dengan Direktur Program Pemberdayaan Umat Berkelanjutan (PUB) UNAS PASIM, Abdul Hafiz Tanjung.

Tak hanya itu, penandatanganan PKS juga dilakukan antara Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP & Naker) Kota Pariaman, Gusniyeti Zaunit, dengan Kepala UPT Diklat Pasim Go International UNAS PASIM, Sjamsuridjal. Kerja sama ini fokus pada pelatihan tenaga kerja bagi masyarakat Pariaman.

“Kerja sama antara pemerintah daerah dengan lembaga pendidikan tinggi, khususnya UNAS PASIM, merupakan langkah strategis dalam upaya memajukan Kota Pariaman. Ini sangat sejalan dengan program unggulan kita, Saga Saja Plus,” ujar Wali Kota Pariaman, Yota Balad.

Sebagai bagian dari kunjungan kerja, Yota Balad dan rombongan Pemko Pariaman juga menyambangi Yayasan PASIM Sukabumi di Kompleks Pendidikan PASIM, Jalan Prana No. 8A, Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Yayasan PASIM, yang berdiri sejak 11 Juni 1996 oleh Rinalwan Buchari, kini dipimpin oleh Ketua Yayasan Wati Purnaningrum. Yayasan ini dikenal dengan model pendidikan berbasis teknologi dan karakter Islami, mencakup jenjang TK, SD, SMP, hingga SMK. Yota mengaku terkesan dengan pendekatan pendidikan di Yayasan PASIM.

“Awalnya kami hanya melihat Universitas PASIM saja, tapi setelah mengenal lebih dalam, saya sangat tertarik dengan konsep pendidikan yang diterapkan Pak Rinalwan dan Bu Wati. Mereka berhasil menggabungkan teknologi dengan nilai-nilai Islam,” jelas Yota.

Ia menambahkan, pendekatan teknologi yang mereka gunakan bukan hanya sekadar “Islam Terpadu”, tetapi benar-benar “Islam Teknologi”, yakni penguasaan sains dan teknologi yang berakar pada nilai-nilai keislaman.

“Saya mengajak Yayasan PASIM untuk bisa membuka sekolah serupa di Kota Pariaman. Kami ingin anak-anak Islam di Pariaman tidak hanya memahami agama secara formal, tapi juga mampu menguasai teknologi secara saintifik dan Islami,” tutupnya.(nia)

Editor : Novitri Selvia
#Armai Arief #Saga Saja Plus #mou #Abdul Hafiz Tanjung #Yota Balad #UNAS PASIM Bandung