Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Geger! Penemuan Mayat di Pariaman, Ini Identitas dan Kronologi Lengkapnya

Randi Zulfahli • Jumat, 15 Agustus 2025 | 17:29 WIB

Pria berusia 50 tahun ditemukan meninggal dunia di Pariaman, Jumat (15/8/2025). Satreskrim Polres Pariaman melakukan penyelidikan atas kasus penemuan mayat ini. (Satreskrim Polres Pariaman)
Pria berusia 50 tahun ditemukan meninggal dunia di Pariaman, Jumat (15/8/2025). Satreskrim Polres Pariaman melakukan penyelidikan atas kasus penemuan mayat ini. (Satreskrim Polres Pariaman)
PADEK.JAWAPOS.COM–Warga Kota Pariaman digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria di kawasan Alai Gelombang, Pariaman Tengah, Jumat (15/8/2025) pagi.

Korban, yang kemudian diketahui bernama Azman (50), ditemukan tergeletak tak bernyawa di samping Kantor Bank Mandiri.

Pria asal Jorong Sungai Nibuang, Nagari Tiku Selatan, Kabupaten Agam ini ditemukan dengan luka di pelipis kiri.

Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Pariaman, Iptu Rio Ramadhan, penemuan mayat tersebut berawal dari laporan warga sekitar pukul 09.00 WIB.

Dua orang saksi mata, Athifa Basira (18) dan Citra Amanda (17), yang berprofesi sebagai pelajar, menjadi orang pertama yang menemukan korban. Keduanya saat itu sedang berada di sekitar lokasi untuk mengambil jambu.

"Saksi Athifa dan Citra mulanya berteriak meminta izin untuk mengambil jambu. Setelah selesai, mereka berteriak mengucapkan terima kasih. Saat hendak pergi, seorang ibu menanyakan apakah ada bapak-bapak di dalam area tersebut. Karena penasaran, mereka masuk bersama ibu itu dan menemukan korban sudah dalam kondisi pucat dan tidak bergerak," jelas Iptu Rio.

Korban ditemukan dalam posisi terlentang dengan luka di pelipis sebelah kiri. Polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan.

Iptu Rio Ramadhan menambahkan bahwa hasil pemeriksaan awal dari tim medis menunjukkan tidak ada indikasi kekerasan pada tubuh korban.

"Meskipun ada luka di pelipis, hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan tanda-tanda kekerasan," kata Iptu Rio.

Setelah olah TKP, jenazah Azman dibawa ke Rumah Sakit Umum Prof M Yamin Pariaman untuk dilakukan autopsi dan identifikasi.

Selain kedua pelajar, saksi lain yang dimintai keterangan adalah Syahrial (60), seorang pensiunan.

Polres Pariaman telah mengambil beberapa langkah tindak lanjut, antara lain melakukan olah TKP, mencari dan mencatat keterangan saksi-saksi, serta membuat laporan polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih berupaya mencari keluarga korban untuk menginformasikan kejadian tersebut.(*)

Editor : Hendra Efison
#geger #Penemuan Mayat di Pariaman #Identitas Jenazah #mayat pria Alai Gelombang #Kronologi Lengkapnya