Program ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian warga Kota Pariaman dimulai dari rumag tangga
Launching Progul Satu Keluarga Satu IRT Secara Resmi bertepatan dengan Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 tahun.
Yota Balad menjelaskan program Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga ini bertujuan untuk memberdayakan setiap rumah tangga dengan keterampilan dan dukungan yang dibutuhkan untuk mendirikan usaha kecil berbasis rumah.
Inisiatif ini dirancang untuk menciptakan lapangan kerja mandiri, meningkatkan perekonomian lokal, serta memanfaatkan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar secara efektif.
"Fokus pada usaha yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, program ini diharapkan mampu mendorong kreativitas dan kemandirian ekonomi setiap keluarga, sekaligus memperkuat jejaring usaha mikro yang saling mendukung ," ujarnya.
Pihaknya menegaskan program ini menyasar pelaku UMKM yang sudah ada agar usahanya semakin berkembang.
Balad menyebut mengupayakan bagaimana seluruh masyarakat Kota Pariaman bisa mengisi kekurangan dari usaha yang dikelolanya, hingga produk yang dibuat bisa dikonsumsi oleh masyarakat serta dapat memenuhi kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Lebih lanjut dikatakannya, program ini direalisasikan secara bertahap karena kita keterbatasan dengan anggaran.
"Kemampuan keuangan kita terbatas, dan tidak semua bisa direalisasikan hari ini. Oleh sebab itu, yang kita berikan hari ini untuk warga yang masuk data DTSN/DTKS," ujarnya.
Tahap awal, target tahun ini lebih kurang sebanyak 60 pelaku usaha yang akan kita bantu, mudah-mudahan ini berjalan dengan lancar hingga 5 tahun kedepan.
Yota Balad berhara program ini dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Selain itu, program ini juga berkontribusi pada pemberdayaan perempuan, karena seringkali perempuan menjadi penggerak utama dalam industri rumah tangga.
Selain pelatihan keterampilan usaha, pemerintah juga akan berikan bantuan modal usaha, pendampingan bisnis, program e-commerce/digital marketing, pengadaan peralatan produksi, pameran produk, program ramah lingkungan, legalitas usaha, koperasi/kelompok usaha, dan program insentif pajak. (nia)
Editor : Hendra Efison