Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Bangun Infrastruktur, Proposal Rp 93 Miliar Diajukan ke Kementerian PU

ZikriNiati ZN • Rabu, 24 September 2025 | 12:15 WIB

Roy Rizali Anwar.
Roy Rizali Anwar.

PADEK.JAWAPOS.COM-Wali Kota Pariaman, Yota Balad, terus berupaya menggaet anggaran dari pemerintah pusat guna mempercepat pembangunan infrastruktur di Kota Pariaman.

Salah satu langkah yang diambil adalah dengan mendatangi langsung Direktorat Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

“Prioritas utama kami adalah membangun infrastruktur yang mendukung swasembada pangan, melalui pembangunan jalan menuju kawasan sentra pangan, dengan luas area sawah kami yang mencapai 2.200 hektare,” ujar Yota Balad saat dihubungi Padang Ekspres usai menyerahkan proposal di Kantor Direktorat Jenderal Bina Marga, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (23/9).

Proposal tersebut diterima langsung oleh Direktur Jenderal Bina Marga, Roy Rizali Anwar. Yota Balad menuturkan bahwa fokus Pemerintah Kota Pariaman adalah melanjutkan pembangunan infrastruktur serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kota Pariaman, sebagai bagian dari kontribusi menuju visi Indonesia Emas 2045.

Pemerintah Kota Pariaman mengajukan empat usulan pembangunan infrastruktur kepada Dirjen Bina Marga Kementerian PU, yakni, Rehabilitasi Jalan Simpang SDN 08 Toboh Palabah–Simpang Lapangan Futsal Lambang senilai Rp11 miliar.

Proyek ini ditujukan untuk mendukung swasembada pangan dengan memperbaiki akses ke area irigasi seluas 800 hektare, guna meningkatkan produktivitas pertanian.

Kemudian Rekonstruksi Jalan Simpang SMA 3–Simpang Kantor DPRD Kota Pariaman senilai Rp 3,5 miliar. Jalan ini mendukung distribusi hasil perikanan dan kebutuhan nelayan dalam meningkatkan produktivitas sektor perikanan.

Selanjutnya, Rekonstruksi Jalan Manggung–Padang Birik-Birik senilai Rp12,5 miliar. Usulan ini juga untuk mendukung kawasan swasembada pangan dan peningkatan produktivitas perikanan.

Dan Rehabilitasi Jalan Nasional Kurai Taji–Simpang Lapai dan Pembangunan Jembatan Kurai Taji senilai Rp65 miliar. Proyek ini merupakan jalan nasional yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.

“Dari keempat usulan tersebut, total nilai proposal yang diajukan Pemerintah Kota Pariaman adalah sekitar Rp93 miliar,” kata Yota.

Selain keempat usulan itu, Wali Kota Yota Balad juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) untuk rekonstruksi Jalan Balai Naras–Lakuak Tarok dengan anggaran sebesar Rp14 miliar.

Namun, hingga saat ini usulan tersebut belum diverifikasi oleh Bappenas. “Padahal ruas jalan ini sangat penting untuk mendukung swasembada pangan, karena melintasi area persawahan seluas 500 hektare,” ujarnya.

Kunjungan Wali Kota Pariaman ke Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, serta sejumlah kepala daerah dari Provinsi Sumatera Barat, termasuk bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota. (nia)

Editor : Novitri Selvia
#Pembangunan Infrastruktur #Yota Balad #Roy Rizali Anwar #DPRD Kota Pariaman