Dalam sambutannya, Mulyadi mengapresiasi partisipasi aktif ibu-ibu anggota majelis taklim yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, lomba hafalan Al-Qur’an ini sejalan dengan visi pemerintah daerah melalui Program Satu Rumah Satu Hafidz/Hafidzah.
“Kami sangat mengapresiasi Majelis Taklim di Pariaman Utara yang telah menyelenggarakan lomba mulia ini. Kegiatan ini secara langsung mendukung visi kami, yaitu Program Satu Rumah Satu Hafidz/Hafidzah,” ujar Mulyadi.
Ia menjelaskan, program tersebut tidak hanya ditujukan untuk anak-anak, tetapi juga bagi para orang tua, khususnya ibu-ibu yang menjadi madrasah pertama bagi anak-anaknya.
“Ketika ibu-ibu di rumah menjadi penghafal Al-Qur'an, meskipun satu juz, itu kemenangan luar biasa. Ibu akan menjadi teladan utama bagi keluarga,” tambahnya.
Mulyadi berharap, lomba tahfiz yang digelar ini tidak berhenti sebagai kompetisi semata, tetapi menjadi motivasi bagi anggota majelis taklim untuk terus memperdalam hafalan dan memahami makna Al-Qur’an. Ia juga mendorong agar kegiatan serupa dapat dilanjutkan ke tingkat kota.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Delfiadi menyampaikan bahwa lomba diikuti 20 peserta dari berbagai majelis taklim di Kecamatan Pariaman Utara. Adapun enam peserta terbaik ditetapkan sebagai pemenang, yakni:
- Juara I: Syahniar (Majelis Taklim Ummi Desa Mangguang)
- Juara II: Jusmaini (Majelis Taklim Raudhatul Jannah Desa Balai Nareh)
- Juara III: Anidar (Majelis Taklim Cubadak Air Selatan)
- Harapan I: Murnita (Majelis Taklim Pasir Ampalu)
- Harapan II: Saifini (Majelis Taklim Almunawarah Desa Sikapan Barat)
- Harapan III: Asnidar (Majelis Taklim Balai Nareh)
Seluruh pemenang menerima piala dan uang tunai, serta peserta lainnya berkesempatan memperoleh doorprize yang telah disiapkan panitia.(*)
Editor : Hendra Efison