Penghargaan diberikan atas capaian terbaik dalam mendukung Program Digitalisasi Pembelajaran serta peran Bunda PAUD sebagai garda terdepan Wajib Belajar Satu Tahun menuju Generasi Emas 2045.
Penghargaan diserahkan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal PAUD, Dikdas, dan Dikmen, Eko Susanto, di Aula BBPMP Sumbar, Kota Padang.
Wali Kota Pariaman Yota Balad hadir langsung menerima penghargaan tersebut didampingi Bunda PAUD Kota Pariaman Ny. Yosneli Balad, Kepala Disdikpora Hertati Taher, serta Kepala Dinas Kominfo Yalviendri beserta tim Media Center Kominfo Kota Pariaman.
Acara ini dihadiri perwakilan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, kepala dinas pendidikan, pengawas sekolah, serta pemangku kepentingan bidang pendidikan.
Yota Balad menyampaikan bahwa penghargaan ini mencerminkan komitmen Pemko Pariaman dalam membangun ekosistem pendidikan berbasis digital.
“Penghargaan ini merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Pariaman dalam membangun ekosistem pendidikan berbasis digital,” ujar Yota Balad.
Ia menegaskan komitmen Pemko Pariaman untuk terus memperkuat sinergi dengan BBPMP dan Kemendikdasmen dalam mendorong transformasi pendidikan.
Kota Pariaman juga menyatakan dukungan terhadap Program Digitalisasi Pembelajaran yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto sebagai langkah strategis percepatan transformasi pendidikan nasional.
Sementara itu, Ny. Yosneli Balad menjelaskan bahwa apresiasi ini diberikan atas peran strategis Bunda PAUD dalam mendukung Wajib Belajar Satu Tahun sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
“Pendidikan bermutu untuk semua menekankan aspek kualitas dan inklusi dalam layanan PAUD,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa peran Bunda PAUD tidak bersifat simbolis, tetapi strategis dalam membangun kesadaran publik dan memperluas partisipasi masyarakat terhadap layanan PAUD berkualitas.
Penghargaan ini juga menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dalam mendukung Program Wajib Belajar 13 Tahun di Sumatera Barat, sejalan dengan pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya agenda peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.(*)
Editor : Hendra Efison