Penyerahan dilakukan di Aula Balai Kota Pariaman dan Ruang Rapat Disperindagkop dan UKM.
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyampaikan bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap pendidik keagamaan yang terdampak bencana.
“Bantuan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus dukungan moral bagi para guru MDTA. Mereka adalah ujung tombak pendidikan karakter anak-anak di Pariaman,” ujar Yota.
Ia menambahkan para guru MDTA juga berperan penting dalam program Satu Rumah Satu Hafiz yang dijalankan Pemko Pariaman.
Bantuan serupa juga diserahkan kepada 109 pedagang Pasar Pagi dan Pasar Basah Kota Pariaman. Penyerahan dilakukan Yota Balad didampingi Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Afrizal Azhar.
“Pedagang pasar merupakan kelompok yang cepat merasakan dampak ekonomi saat bencana terjadi. Bantuan ini memastikan mereka tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok keluarga,” kata Yota.
Cuaca ekstrem yang melanda Kota Pariaman sebelumnya sempat menghambat aktivitas perdagangan dan menurunkan pendapatan pedagang kecil.
Yota berharap bantuan tersebut mampu mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat. “Kami berharap geliat ekonomi di pasar segera kembali normal,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah juga mengajak pedagang untuk menata kembali lapak di sekitar pasar agar meningkatkan kenyamanan pembeli.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Pariaman Afrizal Azhar, Asisten II Setdako Pariaman Elfis Chandra, Ketua Baznas Kota Pariaman Zalman Zaunit, serta sejumlah kepala OPD Pemko Pariaman.(*)
Editor : Hendra Efison