Wali Kota Pariaman, Yota Balad, mengatakan Latsar merupakan fase penting dalam pembentukan karakter aparatur.
“Latsar bukan sekadar rutinitas administratif, tetapi proses pembentukan integritas ASN,” ujarnya saat membuka kegiatan tersebut.
Ia menambahkan peserta telah menunggu momen ini sejak bergabung sebagai CPNS sekitar satu tahun lalu.
“Ketika para CPNS melaksanakan janji dengan sungguh-sungguh, prestasi dan penghargaan akan datang dengan sendirinya,” kata Yota.
Latsar CPNS 2026 terbagi dalam lima tahapan: Massive Open Online Course (MOOC), e-learning tahap I, habituasi atau aktualisasi di tempat kerja, e-learning tahap II, dan klasikal di lokasi pelatihan. Program dijadwalkan berakhir pada Mei 2026.
Peserta dibagi ke dalam empat kelompok sesuai jadwal pelaksanaan. Yota menegaskan agar seluruh CPNS memanfaatkan masa pelatihan untuk meningkatkan kompetensi dan mengubah pola pikir pelayanan publik.
“Gunakan masa pelatihan ini untuk mengasah kompetensi dan berinovasi mendukung program unggulan Pemko Pariaman,” tuturnya.
Ia juga meminta CPNS menampilkan kinerja terbaik tanpa menempuh cara yang tidak sehat.
“Saya ingin ASN yang punya integritas, adaptif, kolaboratif, dan naik jabatan melalui prestasi,” tegasnya.
Kegiatan pembukaan turut dihadiri Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, Sekretaris Daerah Afrizal Azhar, serta pimpinan OPD Pemko Pariaman.(*)
Editor : Hendra Efison