Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman.
Yota Balad mengatakan bantuan alsintan merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat sektor pertanian melalui modernisasi alat produksi.
“Bantuan alsintan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian karena modernisasi alsintan dapat mengurangi ketergantungan pada tenaga manual dan meningkatkan produksi pertanian,” kata Yota Balad.
Bantuan alsintan yang disalurkan Kementan berjumlah 25 unit.
Rinciannya terdiri dari empat unit power thresher atau mesin perontok padi, 18 unit hand traktor, dan tiga unit traktor roda empat.
Yota Balad menyebutkan Pemerintah Kota Pariaman aktif mengajukan bantuan ke Kementerian Pertanian dan kementerian terkait lainnya untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.
“Pemko Pariaman sangat gigih meminta bantuan kepada Kementan dan kementerian lainnya untuk masyarakat Kota Pariaman agar kesejahteraan masyarakat dapat terjamin,” ujarnya.
Ia menegaskan meskipun berstatus kota, Pariaman memiliki lahan pertanian yang cukup luas dalam mendukung ketahanan pangan.
Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan visi dan program Presiden RI Prabowo Subianto yang menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu kunci peningkatan perekonomian.
“Dengan adanya alsintan ini, saya berharap kelompok tani dapat memanfaatkan teknologi pertanian secara maksimal sehingga proses pengolahan lahan, tanam, dan panen menjadi lebih efisien dan produksi pertanian meningkat,” katanya.
Yota Balad juga meminta Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman serta penyuluh pertanian untuk melakukan pendampingan dan pengawasan penggunaan alsintan.
“Saya minta dilakukan pembinaan dan pengawasan agar alsintan dimanfaatkan secara efektif dan dirawat dengan baik sehingga produksi meningkat dan alat dapat digunakan dalam jangka panjang,” tutupnya.(*)
Editor : Hendra Efison