Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

PUPR Pariaman Bangun Drainase 1,5 Km dari Karan Aur ke Pantai Gondoriah, Lebar 1,5 Meter

Hendra Efison • Selasa, 27 Januari 2026 | 18:10 WIB

Pemko Pariaman sosialisasikan rencana pembangunan drainase pascabanjir di Kelurahan Pasir, Lohong, dan Karan Aur dengan anggaran Banpres Rp2 miliar.
Pemko Pariaman sosialisasikan rencana pembangunan drainase pascabanjir di Kelurahan Pasir, Lohong, dan Karan Aur dengan anggaran Banpres Rp2 miliar.
PADEK.JAWAPOS.COM—Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPR) Kota Pariaman menggelar rapat sosialisasi rencana pembangunan drainase jalan pascabanjir di tiga kelurahan, Senin (26/1/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Kota Pariaman dan melibatkan masyarakat Kelurahan Pasir, Lohong, dan Karan Aur sebagai wilayah terdampak banjir.

Dalam rapat itu, Dinas PUPR menyampaikan rencana pembangunan drainase jalan dengan lebar 1,5 meter di sisi kanan jalan dari arah Karan Aur menuju Pantai Gondoriah.

Panjang penanganan drainase direncanakan mencapai sekitar 1,5 kilometer.

Mewakili Wali Kota Pariaman, Sekretaris Daerah Kota Pariaman Afrizal Azhar menyatakan sosialisasi dilakukan sebelum pelaksanaan fisik pembangunan dimulai.

Menurutnya, di sepanjang ruas jalan tersebut terdapat bangunan dan aktivitas masyarakat yang berpotensi terdampak selama proses pembangunan.

“Sosialisasi perlu dilakukan kepada Kerapatan Adat Nagari, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat, Ninik Mamak, Cadiak Pandai, serta masyarakat setempat,” kata Afrizal Azhar kepada Tim Peliput Media Center Kota Pariaman.

Dari sisi anggaran, Afrizal menjelaskan bahwa estimasi biaya pembangunan drainase mencapai sekitar Rp2 miliar.

Pendanaan tersebut bersumber dari Dana Bantuan Presiden (Banpres).

Saat ini, pemerintah daerah masih berada pada tahap koordinasi, sosialisasi, dan perencanaan teknis.

Pelaksanaan fisik pembangunan drainase diperkirakan dimulai setelah Lebaran 2026, setelah seluruh tahapan perencanaan dan sosialisasi rampung.

Pemerintah Kota Pariaman berharap pembangunan drainase ini dapat mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi di tiga kelurahan tersebut.

Afrizal juga mengharapkan dukungan masyarakat agar proses pembangunan berjalan sesuai rencana dan tujuan penanganan banjir dapat tercapai.(*)

Editor : Hendra Efison
#Pembangunan infrastruktur Pariaman #Dinas PUPR Pariaman #Banjir Pariaman #Drainase Kota Pariaman