Kegiatan ini didukung Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman serta Pemerintah Kota Pariaman, dengan peserta sebanyak 84 Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah dari berbagai daerah di Sumatera Barat.
Technical Meeting festival berlangsung di balairung Rumah Dinas Wakil Wali Kota Pariaman dan diikuti K3S Pariaman Selatan bersama guru pendamping peserta lomba.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Hertati Taher, dengan laporan kegiatan disampaikan Ketua Pelaksana, Afdhal Fuady.
Hertati Taher menyampaikan bahwa Festival Qasidah Rebana Klasik akan ditetapkan sebagai agenda tahunan Pemerintah Kota Pariaman.
“Pemerintah Kota Pariaman telah menganggarkan dana pengembangan minat dan bakat per kecamatan sebesar Rp25 juta,” ujar Hertati Taher dalam sambutannya.
Ia berharap kegiatan ini berjalan lancar serta mampu memotivasi guru dan murid sekolah dasar untuk aktif mengikuti kegiatan seni tradisional.
Menurutnya, evaluasi pelaksanaan akan dilakukan setelah kegiatan selesai guna memperbaiki kekurangan pada penyelenggaraan berikutnya.
Festival Qasidah Rebana Klasik dinilai sebagai sarana pembinaan minat dan bakat siswa sekaligus pelestarian warisan budaya daerah yang tumbuh di tengah masyarakat Kota Pariaman.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penjelasan teknis pelaksanaan lomba yang disampaikan Sekretaris Panitia, Dedi Patra.
Penjelasan teknis tersebut mencakup tata tertib lomba, mekanisme penilaian, serta kesiapan peserta menjelang pelaksanaan Festival Qasidah Rebana Klasik.(*)
Editor : Hendra Efison