Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad, di ruang rapat wali kota Balaikota Pariaman, Rabu (4/3/2026).
Penyaluran bantuan dilakukan oleh PT Pos Indonesia Cabang Pariaman sebagai pihak yang ditunjuk oleh Kementerian Sosial RI.
Yota Balad menyampaikan bahwa setiap kepala keluarga penerima manfaat memperoleh bantuan sebesar Rp8 juta yang bersumber dari Kemensos RI.
“Alhamdulillah Bapak/Ibu yang terdampak banjir dan longsor hari ini mendapatkan bantuan dari Kemensos RI masing-masing sebesar delapan juta rupiah. Uang delapan juta rupiah ini gunanya untuk isian rumah sebesar tiga juta rupiah dan untuk pemulihan ekonomi sebesar lima juta rupiah,” ujar Yota Balad.
Ia menjelaskan, alokasi Rp3 juta diperuntukkan bagi kebutuhan isian rumah, termasuk membeli perabotan rumah tangga yang rusak, hilang, atau hanyut akibat bencana.
Sementara Rp5 juta lainnya dapat dimanfaatkan sebagai modal usaha untuk mendukung pemulihan ekonomi keluarga terdampak.
Menurutnya, Bantuan Stimulan Sosial Ekonomi (BSSE) Tahun 2026 dari pemerintah pusat merupakan wujud kepedulian dalam membantu masyarakat bangkit dan kembali produktif setelah terdampak musibah.
“Dengan adanya bantuan ini tujuan pemerintah untuk mendukung ketahanan pangan, pemulihan korban bencana, membantu korban melanjutkan usaha kecil, membantu kelayakan dasar tempat tinggal (isi hunian) bagi korban bencana, serta mendorong kemandirian ekonomi dan fungsi sosial korban bencana akan tercapai,” jelasnya.
Program BSSE tersebut diberikan kepada warga yang terdampak banjir dan longsor yang melanda Kota Pariaman pada akhir November 2025, sehingga menyebabkan kerusakan hunian dan terganggunya aktivitas ekonomi keluarga.
Penyerahan bantuan dilaksanakan di Balaikota Pariaman dan dihadiri langsung oleh penerima manfaat yang telah terdata sebagai korban terdampak bencana.
Pada kesempatan itu, Yota Balad juga menyampaikan apresiasi kepada Kemensos RI atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Kota Pariaman.
Baca Juga: Hasil Semen Padang FC vs PSIM: Kartu Merah Lawan di Menit 37 tak Berarti, Imbang 0-0
Ia turut mengimbau para penerima manfaat agar menggunakan bantuan sesuai dengan peruntukannya, baik untuk pemenuhan kebutuhan dasar hunian maupun untuk memperkuat usaha demi mendukung ketahanan ekonomi keluarga pasca bencana.
Bantuan stimulan tersebut diharapkan menjadi langkah awal pemulihan bagi warga yang terdampak banjir dan longsor, sekaligus mendukung keberlanjutan fungsi sosial dan ekonomi masyarakat di Kota Pariaman.(*)
Editor : Hendra Efison