Kunjungan tersebut menjadi malam ketiga sekaligus malam terakhir pelaksanaan kegiatan Safari Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Pariaman sebagai bagian dari agenda tahunan selama bulan suci Ramadan.
Rombongan TSR Tim II dipimpin Wakil Wali Kota Pariaman yang diwakili Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Adi Junaidi bersama sejumlah pejabat pemerintah daerah.
Turut hadir dalam rombongan Staf Ahli, kepala organisasi perangkat daerah, sekretaris, camat, kepala bidang, serta anggota tim lainnya yang mengikuti rangkaian kegiatan Safari Ramadan tersebut.
Kegiatan juga dihadiri penceramah Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Pariaman Syaiful Azmi yang memberikan tausiah kepada jamaah Masjid Al Furqan.
Dalam sambutannya, Adi Junaidi menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadan merupakan agenda rutin Pemerintah Kota Pariaman yang dilaksanakan setiap tahun selama bulan Ramadan.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat melalui silaturahmi langsung di berbagai masjid di wilayah Kota Pariaman.
“Kegiatan Tim Safari Ramadan ini merupakan agenda tahunan yang kita lakukan setiap tahun selama bulan Ramadan serta menjadi salah satu perekat silaturahmi hubungan antara pemerintah dengan masyarakat,” ujarnya.
Adi Junaidi menjelaskan bahwa pada masa pemerintahan Wali Kota Pariaman Yota Balad dan Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi, pemerintah daerah memiliki sejumlah program unggulan yang telah mulai dijalankan sejak tahun pertama kepemimpinan.
Salah satu program unggulan tersebut adalah Pariaman RISALAH yang memiliki fokus pada pembentukan karakter masyarakat melalui nilai-nilai keimanan, kesalehan, dan akhlak.
Program tersebut mencakup berbagai kegiatan seperti Satu Keluarga Satu Hafiz, Gerakan Kembali ke Surau, serta Pesantren Aparatur Sipil Negara yang bertujuan membangun fondasi moral masyarakat.
Menurutnya, apabila pembinaan akhlak telah terbentuk sejak usia anak-anak hingga aparatur sipil negara, maka diharapkan Kota Pariaman dalam lima tahun ke depan dapat menjadi daerah yang religius.
Baca Juga: Selat Hormuz “Dikunci” Iran, Lalu Lintas Anjlok 80 Persen
Selain itu, Pemerintah Kota Pariaman juga menjalankan program peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program SAGA SAJA atau Satu Keluarga Satu Sarjana Plus yang diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu.
Pada tahun pertama pelaksanaan program tersebut, pemerintah daerah telah mengirim lebih dari 80 generasi muda Kota Pariaman untuk melanjutkan pendidikan di berbagai perguruan tinggi di luar Jawa, Sumatera Barat, maupun kampus yang berada di Kota Pariaman.
Pemerintah juga menjalankan program lain seperti bimbingan belajar sekolah kedinasan bagi keluarga tidak mampu, program Satu Keluarga Satu Industri Rumah Tangga, serta pemberian asuransi kesehatan dan keselamatan kerja bagi lembaga adat, kemasyarakatan desa atau kelurahan, serta petugas keagamaan.
Adi Junaidi menegaskan keberhasilan berbagai program pembangunan tersebut membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat.
“Sehebat dan sebagus apa pun program yang telah dicetuskan, apabila tidak mendapat dukungan dari seluruh stakeholder dan masyarakat, maka program tersebut tidak akan berjalan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Tim Safari Ramadan Tim II Pemerintah Kota Pariaman juga menyerahkan bantuan sebesar Rp7,5 juta kepada pengurus Masjid Al Furqan Desa Rawang.
Bantuan tersebut diserahkan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pembangunan dan kegiatan keagamaan di masjid tersebut.(*)
Editor : Hendra Efison