Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

6 Usulan Wako Pariaman ke Mentan RI: Dari Drone Pertanian hingga 20 Ribu Ayam Petelur

Hendra Efison • Selasa, 14 April 2026 | 19:35 WIB
Wako Pariaman ajukan 6 usulan ke Mentan RI, mulai drone pertanian, irigasi, benih padi hingga 20 ribu ayam petelur untuk peningkatan produksi.
Wako Pariaman ajukan 6 usulan ke Mentan RI, mulai drone pertanian, irigasi, benih padi hingga 20 ribu ayam petelur untuk peningkatan produksi.

PARIAMAN—Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyampaikan enam usulan program prioritas sektor pertanian dan peternakan secara langsung kepada Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, saat kunjungan kerja di Sumatera Barat, Selasa (14/4/2026).

Penyampaian usulan tersebut dilakukan di sela penyambutan kedatangan Menteri Pertanian RI di VVIP Room Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padang Pariaman, yang turut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, jajaran Forkopimda, serta sejumlah kepala daerah di Sumbar.

Yota Balad hadir didampingi Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Pariaman, Marlina Sepa, dalam kesempatan tersebut untuk menyampaikan langsung proposal pembangunan yang telah disusun Pemerintah Kota Pariaman.

“Pemerintah Kota Pariaman mengajukan enam usulan program prioritas yang diharapkan dapat meningkatkan produksi, kualitas, dan nilai tambah hasil pertanian dan peternakan di Kota Pariaman,” ujar Yota Balad.

Baca Juga: Seleksi Paskibraka Kota Pariaman 2026 Diikuti 156 Pelajar, Wali Kota Tekankan Transparansi dan Tanpa “Orang Dalam”

Ia merinci, usulan pertama berupa pengadaan alat penyemprot pestisida padi berbasis drone sprayer yang dinilai lebih efisien, cepat, dan mampu menjangkau area luas dibandingkan metode manual.

Usulan kedua adalah perbaikan sejumlah jaringan irigasi yang mengalami kerusakan akibat bencana banjir pada tahun sebelumnya, sehingga mengganggu distribusi air ke lahan pertanian masyarakat.

Selanjutnya, pemerintah daerah juga mengajukan pengadaan sekitar 200 unit alat semprot portabel manual atau elektrik berkapasitas kecil (hand sprayer) untuk mendukung aktivitas petani di lapangan secara lebih efektif.

Usulan keempat berupa bantuan benih padi untuk lahan seluas 1.600 hektare, guna meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga ketersediaan pangan di daerah.

Baca Juga: NasDem Sumbar Kritik Cover Tempo April 2026, Minta Maaf ke Surya Paloh

Selain itu, Pemko Pariaman juga mengusulkan bantuan ayam petelur sebanyak 20 ribu ekor untuk memperkuat sektor peternakan serta meningkatkan pendapatan masyarakat.

Usulan keenam adalah pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) guna menghasilkan daging yang memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH), sebagai bagian dari peningkatan kualitas hasil peternakan.

Yota Balad menegaskan bahwa dukungan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertanian, sangat dibutuhkan karena sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat Kota Pariaman.

Di lokasi yang sama, Andi Amran Sulaiman menyambut baik berbagai usulan yang disampaikan Pemerintah Kota Pariaman sebagai upaya memperkuat sinkronisasi program daerah dengan pemerintah pusat.

Baca Juga: Sanggar Darak Badarak Jalani Syuting Si Bolang, Angkat Perjalanan dari Pariaman ke Panggung Nasional

“Pak Menteri menyambut baik dan kami bisa menyajikan data yang konkret dan akurat demi mendukung percepatan pembangunan sektor pertanian dan peternakan di Kota Pariaman,” kata Yota Balad.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan mengajukan dua proposal tambahan, yakni permintaan satu unit mesin pompa air berkapasitas besar serta program peremajaan kelapa dengan cakupan sekitar 100 hektare lahan.

“Besar harapan kami, semoga permintaan ini bisa dikabulkan oleh Pak Menteri dan dapat terealisasi guna menjaga ketersediaan pangan di Kota Pariaman,” tutupnya.(*)

Editor : Hendra Efison
#usulan Wako Pariaman ke Mentan RI #program pertanian Pariaman