PADEK.JAWAPOS.COM— Pemerintah Kota Pariaman mendorong Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) untuk menghadirkan program inovatif dan bersinergi dalam menggerakkan perekonomian masyarakat yang terarah dan berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, saat menghadiri pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kota Pariaman periode 2026–2029 di Aula Pertemuan RM Sambalado, Senin (27/4/2026).
“Kami berharap HIPMI mampu menghadirkan kegiatan yang variatif dan berkolaborasi dengan pemerintah untuk menghidupkan ekonomi masyarakat secara terprogram,” ujar Mulyadi.
Baca Juga: Kloter 04 Haji Embarkasi Padang Terbang ke Madinah, Total 1.561 Jemaah Sudah Diberangkatkan
Ia menekankan pentingnya peran pengusaha muda dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi daerah.
Kolaborasi lintas sektor, menurutnya, dapat diwujudkan melalui penyelenggaraan berbagai event, peningkatan investasi, hingga pendampingan kewirausahaan.
“Kami mengajak seluruh pengusaha muda, baik di Sumatera Barat maupun Kota Pariaman, untuk bersama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi melalui berbagai kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” katanya.
Pelantikan pengurus BPC HIPMI Kota Pariaman dipimpin langsung oleh Ketua Umum BPD HIPMI Sumatera Barat, M. Dhanni Hariyona.
Baca Juga: Wali Kota Bengkulu Pilih Haji Reguler, Dedy Wahyudi Berbaur Satu Kloter dengan Jemaah
Dalam kepengurusan baru tersebut, Rido Lofbestari ditetapkan sebagai Ketua Umum, didampingi Muhajir Muslim sebagai Sekretaris Umum dan M. Fadhil sebagai Bendahara Umum.
Dalam sambutannya, Mulyadi menegaskan bahwa HIPMI merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi ekonomi masyarakat.
Ia juga mengaitkan peran HIPMI dengan program unggulan Pemko Pariaman, yakni “Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga”.
“Pemerintah daerah serius mengembangkan potensi ekonomi masyarakat. Untuk itu, dibutuhkan sinergi konkret dengan berbagai pihak, termasuk HIPMI,” ujarnya.
Baca Juga: Rakornis Porprov Sumbar 2026 Digelar 9 Mei, KONI Tegaskan Hanya Daerah Siap yang Masuk Pembahasan
Ia juga menyoroti komposisi kepengurusan HIPMI Kota Pariaman yang dinilai memiliki latar belakang beragam, mulai dari pengusaha hingga tokoh yang memiliki jejaring sosial dan keagamaan.
“Keberagaman ini menjadi kekuatan tersendiri dalam membangun ekonomi yang tidak hanya bertumbuh, tetapi juga berlandaskan nilai,” katanya.
Sementara itu, Ketua BPD HIPMI Sumatera Barat, M. Dhanni Hariyona, mengingatkan sejarah panjang organisasi HIPMI yang berdiri sejak 1972 oleh para saudagar muda, termasuk dari kalangan Minangkabau.
Menurutnya, semangat kewirausahaan tersebut perlu terus dihidupkan di tengah dinamika dunia usaha yang berkembang pesat.
“Banyak pengusaha Minangkabau sukses di perantauan. Generasi muda saat ini tidak boleh tertinggal, karena dunia usaha bergerak sangat cepat,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Ketua TP-PKK Yosneli Balad, Ketua GOW Dina Mulyadi, pengurus BPD HIPMI Sumatera Barat, Ketua Umum BPC HIPMI Kota Padang Wendoky Putra Basko, Ketua KONI Edison TRD, serta perwakilan BUMN dan BUMD.
Di akhir acara, peserta juga mengikuti pemaparan dan sosialisasi Sensus Ekonomi oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pariaman, Riqaldi.
Sensus tersebut dijadwalkan berlangsung secara nasional mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026 untuk mendata 18 lapangan usaha, termasuk sektor ekonomi digital, lingkungan, dan struktur usaha sebagai basis data perencanaan pemerintah.(*)
Editor : Hendra Efison