PADEK.JAWAPOS.COM– Sebanyak 133 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kota Pariaman Tahun 2026 resmi dilepas menuju Tanah Suci dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Balairung Pendopo Wali Kota Pariaman, Selasa (28/4/2026).
Pelepasan dilakukan oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad, didampingi Wakil Wali Kota Mulyadi. Suasana haru menyelimuti acara yang dihadiri keluarga jemaah dan jajaran pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Yota menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jemaah yang mendapatkan kesempatan menunaikan ibadah haji tahun ini.
Baca Juga: Kloter 04 Haji Embarkasi Padang Terbang ke Madinah, Total 1.561 Jemaah Sudah Diberangkatkan
Ia menegaskan bahwa ibadah haji merupakan panggilan langsung dari Allah SWT yang tidak semua orang bisa mendapatkannya, meskipun memiliki kemampuan secara finansial maupun ilmu agama.
“Jemaah calon haji adalah orang-orang pilihan. Maka manfaatkan kesempatan ini untuk beribadah secara maksimal selama kurang lebih 40 hari agar memperoleh haji yang mabrur,” ujarnya.
Dari total 133 jemaah, terdiri dari 55 laki-laki dan 78 perempuan. Mereka tergabung dalam Kloter 7 bersama jemaah asal Kota Bukittinggi, dengan total keseluruhan kloter mencapai 393 orang.
Untuk tahun ini, jemaah tertua berasal dari Desa Balai, Kecamatan Pariaman Selatan, yakni Anwar Abdullah yang berusia 83 tahun.
Sementara jemaah termuda adalah Atta Thariq Bestari, berusia 19 tahun, berasal dari Desa Pungguang Ladiang, kecamatan yang sama.
Baca Juga: Wali Kota Bengkulu Pilih Haji Reguler, Dedy Wahyudi Berbaur Satu Kloter dengan Jemaah
Sesuai jadwal, rombongan JCH Kota Pariaman akan berangkat menuju Embarkasi Padang pada Kamis, 30 April 2026. Selanjutnya, keberangkatan menuju Madinah dijadwalkan pada Jumat, 1 Mei 2026 pukul 13.20 WIB.
Yota juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah, mengingat suhu di Arab Saudi cukup tinggi.
Ia mengimbau jemaah untuk memperbanyak konsumsi air, menjaga pola makan, serta tidak memaksakan diri melakukan aktivitas di luar rangkaian ibadah wajib.
Selain itu, ia juga berpesan kepada petugas pendamping haji agar mengutamakan pelayanan kepada jemaah.
“Petugas harus responsif, sabar, dan memastikan seluruh jemaah mendapatkan perlindungan serta bimbingan selama menjalankan ibadah,” tutupnya.(*)
Editor : Hendra Efison