PADEK.JAWAPOS.COM – Program transisi PAUD ke SD Kota Pariaman kembali menjadi perhatian dalam pentas seni dan pelepasan anak Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kota Pariaman yang berlangsung di Aula TK Pembina dan Aula SMKN 2 Pariaman, Selasa (9/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momen bagi ratusan anak untuk menampilkan bakat sekaligus bersiap memasuki jenjang pendidikan dasar dengan lebih percaya diri.
Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Pariaman, Ny. Yosneli Balad, membuka langsung kegiatan yang dipenuhi berbagai pertunjukan seni dari anak-anak TK. Beragam penampilan yang ditampilkan tidak hanya menghibur para orang tua dan guru, tetapi juga menjadi ruang bagi anak untuk mengekspresikan kemampuan dan kreativitas yang mereka miliki.
Dalam sambutannya, Yosneli menegaskan bahwa masa peralihan dari pendidikan anak usia dini menuju sekolah dasar merupakan fase penting yang membutuhkan perhatian semua pihak. Menurutnya, anak-anak harus menyambut lingkungan belajar baru dengan rasa aman, nyaman, dan penuh kegembiraan.
Ia menilai proses pendidikan pada usia dini tidak semata-mata berorientasi pada kemampuan akademik. Pembentukan karakter, kemandirian, serta kematangan emosional justru menjadi fondasi utama yang perlu diperkuat sebelum anak memasuki jenjang pendidikan berikutnya.
Baca Juga: Kota Padang Raih Indeks Reformasi Birokrasi Tertinggi di Sumbar, Nilainya Tembus 87,31
“Anak-anak harus memasuki SD dengan perasaan gembira, percaya diri, dan tanpa rasa takut. Jangan membebani mereka dengan tuntutan yang berlebihan. Fokus pendidikan usia dini adalah membangun karakter dan kesiapan belajar yang sehat,” ujar Yosneli.
Transisi PAUD ke SD Kota Pariaman Jadi Prioritas
Yosneli menegaskan Pemerintah Kota Pariaman terus mendukung program Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak. Program tersebut bertujuan memastikan anak tidak mengalami tekanan saat memasuki dunia sekolah dasar.
Menurutnya, masih banyak orang tua yang menganggap kemampuan membaca, menulis, dan berhitung menjadi ukuran utama kesiapan anak masuk SD. Padahal, kesiapan sosial, emosional, dan kemampuan beradaptasi memiliki peran yang sama pentingnya dalam mendukung keberhasilan belajar anak.
Selain itu, kegiatan pentas seni juga menjadi sarana untuk membangun rasa percaya diri sejak dini. Melalui kesempatan tampil di depan umum, anak-anak belajar berkomunikasi, bekerja sama, dan berani menunjukkan kemampuan mereka di hadapan banyak orang.
Yosneli juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang selama ini mendampingi proses belajar anak di sekolah. Menurutnya, dedikasi tenaga pendidik menjadi faktor penting dalam membentuk karakter dan kebiasaan positif yang akan menjadi bekal anak di masa depan.
“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh anak yang hari ini memasuki tahap baru dalam pendidikan mereka. Terima kasih kepada para guru dan orang tua yang terus memberikan pendampingan dengan penuh kasih sayang,” katanya.
Pentas Seni Jadi Ajang Tumbuhkan Kreativitas Anak
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Pariaman, Hertati Taher, memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, kepala sekolah, dan tenaga pendidik yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Menurut Hertati, pentas seni bukan sekadar agenda seremonial pelepasan anak TK, melainkan wadah untuk mengembangkan kreativitas serta membangun keberanian anak sejak usia dini. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak mendapatkan pengalaman berharga untuk tampil dan berinteraksi di ruang publik.
Baca Juga: Ancaman Megathrust Sumbar Kian Serius, BPBD Catat 208 Bencana di 19 Daerah Sepanjang 2025
Ia menilai kemampuan berekspresi dan rasa percaya diri merupakan bagian penting dalam proses tumbuh kembang anak. Karena itu, kegiatan serupa perlu terus didorong sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah.
Selanjutnya, Hertati berharap sinergi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah terus diperkuat agar proses transisi dari PAUD menuju SD berlangsung lebih baik. Dengan dukungan seluruh pihak, anak-anak di Kota Pariaman diharapkan mampu memasuki jenjang pendidikan dasar dengan kesiapan yang lebih matang, baik secara akademik maupun emosional.
Melalui pentas seni dan pelepasan tersebut, Kota Pariaman kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan anak usia dini yang berorientasi pada tumbuh kembang anak secara menyeluruh, sekaligus menciptakan proses transisi ke sekolah dasar yang menyenangkan dan ramah anak.(*)
Editor : Hendra Efison