PARIAMAN TENGAH, PADEK.JAWAPOS.COM – Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-X Tingkat Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman Tahun 2026 resmi dimulai, Senin (6/7/2026). Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama Wakil Wali Kota Mulyadi membuka langsung kegiatan yang dipusatkan di halaman Masjid Darul Ma'arif, Kelurahan Pondok II, Kecamatan Pariaman Tengah.
MTQ tingkat kecamatan ini menjadi rangkaian awal pelaksanaan MTQ di Kota Pariaman tahun 2026 sekaligus mendukung program unggulan Balad–Mulyadi dalam memperkuat syiar Islam dan membangun generasi Qur'ani di daerah.
Dalam sambutannya, Yota Balad menegaskan pelaksanaan MTQ bukan sekadar ajang mencari qari dan qariah terbaik. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana membumikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan masyarakat.
"Pelaksanaan MTQ ini tidak hanya untuk mencari bibit para qori dan qoriah, tetapi bagaimana ini bisa membumikan syiar agama Islam di Kota Pariaman. Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, kita dapat membentuk generasi muda yang bertakwa, gemar belajar Al-Qur'an, serta menjadi hafiz dan hafizah," ujarnya.
Yota juga menyebut Kecamatan Pariaman Tengah menjadi kecamatan pertama yang menggelar MTQ tingkat kecamatan pada 2026. Setelah itu, pelaksanaan akan berlanjut di Kecamatan Pariaman Selatan, Pariaman Utara, dan Pariaman Timur sebelum MTQ Tingkat Kota Pariaman digelar paling lambat Oktober 2026.
"Kepada para peserta kami berharap tampilkan yang terbaik. Kalau kita rajin berlatih, punya kemampuan, insyaallah menjadi juara. Kepada seluruh masyarakat, mari bersama-sama mewujudkan satu rumah satu hafiz, mencintai Al-Qur'an dan menjadikannya sebagai pedoman hidup sehari-hari," pesannya.
Diikuti 462 Peserta dari Desa dan Kelurahan
Ketua Pelaksana MTQ, Arman, mengatakan pelaksanaan MTQ ke-X Tingkat Kecamatan Pariaman Tengah merupakan tindak lanjut hasil musyawarah kecamatan yang digelar pada 9 April 2026.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan mencetak generasi Qur'ani yang cerdas, unggul, dan berakhlakul karimah, sekaligus menyeleksi peserta terbaik untuk mewakili Kecamatan Pariaman Tengah pada MTQ Tingkat Kota Pariaman.
Selain itu, MTQ juga diharapkan menjadi media dakwah Islam di tingkat desa dan kelurahan serta mempererat silaturahmi masyarakat di Kecamatan Pariaman Tengah.
Arman menjelaskan MTQ berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Juli 2026, dengan lokasi utama di Kelurahan Pondok II. Sebanyak 462 qari dan qariah dari berbagai desa dan kelurahan ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Lima Cabang Lomba Dipertandingkan
Panitia memperlombakan lima cabang utama pada MTQ ke-X Tingkat Kecamatan Pariaman Tengah Tahun 2026.
Kelima cabang tersebut meliputi Tilawah Al-Qur'an untuk golongan anak-anak, remaja, dan dewasa putra-putri, Hifzil Qur'an 1 juz tilawah dan non-tilawah putra-putri, Tartil Al-Qur'an golongan dasar, menengah, dan umum putra-putri, Syarhil Qur'an, serta Khutbah Jum'at.
Melalui penyelenggaraan MTQ ini, Pemerintah Kota Pariaman berharap lahir lebih banyak qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang mampu mengharumkan nama daerah sekaligus memperkuat budaya mencintai Al-Qur'an di tengah masyarakat.(*)
Editor : Hendra Efison