Rumah Warga Pariaman Rusak Berat Tertimpa Pohon, Pemko Siapkan Rp20 Juta untuk Bedah Rumah

ZikriNiati ZN • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 06:30 WIB
Wali Kota Pariaman Yota Balad meninjau rumah warga yang rusak akibat tertimpa pohon tumbang dan menyerahkan bantuan, Selasa (4/8/2026).
Wali Kota Pariaman Yota Balad meninjau rumah warga yang rusak akibat tertimpa pohon tumbang dan menyerahkan bantuan, Selasa (4/8/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM – Pemerintah Kota Pariaman menyiapkan bantuan hingga Rp20 juta untuk membangun kembali rumah warga yang mengalami kerusakan berat akibat tertimpa pohon tumbang saat hujan dan angin kencang melanda daerah tersebut.

Bantuan itu disampaikan Wali Kota Pariaman Yota Balad saat meninjau sejumlah rumah warga yang terdampak pohon tumbang di Kota Pariaman, Selasa (4/8/2026).

Untuk rumah yang rusak berat di Kelurahan Lohong, bantuan akan diberikan melalui program bedah rumah.

Yota mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang terdampak bencana.

Selain membantu kebutuhan mendesak, pemerintah juga berupaya memastikan korban dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak.

"Hari ini, kita hadir bukan hanya untuk menyalurkan bantuan dan santunan saja, tetapi juga untuk membawa kepedulian dan harapan baru bagi masyarakat yang terkena bencana di Kota Pariaman," ujar Yota.

Menurut dia, bantuan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan mendesak, termasuk mengganti material rumah yang rusak seperti seng dan bahan bangunan lainnya.

Khusus rumah dengan kerusakan berat, pemerintah akan membantu melalui bedah rumah agar dapat dibangun kembali.

Bantuan Disalurkan untuk Korban Pohon Tumbang

Yota menyebut bantuan sosial tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan dan dukungan kepada masyarakat yang menghadapi bencana maupun musibah lainnya.

Dia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi cuaca ekstrem dalam beberapa waktu terakhir.

Angin kencang dapat menyebabkan pohon tumbang, sementara curah hujan tinggi berpotensi memicu banjir dan longsor.

"Kami berharap, bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi para korban untuk segera bangkit dan melanjutkan aktivitas sehari-hari. Dan kami berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang tertimpa bencana, bahwa mereka tidak sendiri, pemerintah hadir untuk mereka," katanya.

Hujan dan angin kencang yang melanda Kota Pariaman sejak Minggu malam mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak setelah tertimpa pohon tumbang.

Beberapa lokasi terdampak berada di Kelurahan Lohong dan Kelurahan Pasir, Kecamatan Pariaman Tengah. Pohon tumbang juga dilaporkan menimpa rumah atau usaha warga di Desa Naras Hilir dan Dusun Sungkai, Desa Sikapak Timur, Kecamatan Pariaman Utara.

Bantuan hingga Sembako dan Tenda

Selain bantuan untuk bedah rumah, korban juga mendapatkan dukungan dari sejumlah organisasi perangkat daerah dan lembaga terkait.

Bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pariaman berupa uang santunan dengan besaran menyesuaikan tingkat kerusakan rumah.

Untuk rumah yang mengalami kerusakan berat, bantuan mencapai Rp20 juta untuk kebutuhan bedah rumah, sedangkan kerusakan ringan disesuaikan dengan kondisinya.

Dinas Sosial Kota Pariaman turut menyalurkan kasur lipat, terpal, selimut, serta sembako berupa beras, telur ayam, dan minyak goreng. Korban juga menerima satu paket kebutuhan dasar yang berisi antara lain sabun dan handuk.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pariaman menyiapkan tenda serta bantuan lainnya bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat.

Di sela peninjauan, Yota juga memberikan mainan kepada anak-anak yang ditemuinya di lokasi terdampak. Pemberian tersebut disambut gembira oleh anak-anak dan warga sekitar.(*)

Editor : Hendra Efison
rumah warga Pariaman pohon tumbang Pariaman bedah rumah Pariaman bantuan Pemko Pariaman Yota Balad