Tim penilai Daya Tarik Wisata Unggulan (DTWU) di bawah koordinasi Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat melakukan penilaian pada beberapa objek wisata unggulan yang tersebar di Sumatera Barat.
Penilaian juga dilakukan pada beberapa kabupaten dan kota, di antaranya Ngarai Sianok, Kawasan Harau, Danau Maninjau, Tarusan Kamang, Ngalau Pangian Lintau Buo, Danau Singkarak, Danau Diatas dan Danau Dibawah, Kawasan Silokek, Tambang Batu Bara Sawahlunto, Goa Batu Kapa, Gunuang Talamau, Rimbo Panti dan masih banyak lagi lainnya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Solok, Nasripul Romika saat menerima penghargaan tersebut mengungkapkan bahwa keberhasilan ini hasil kerja keras dan dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Solok.
"Berkat kerja keras dari aparatur dinas pariwisata dan dukungan dari SKPD terkait. Paling utama adalah dukungan kuat dari masyarakat yang menjadikan wisata Kabupaten Solok terbaik di Sumatera Barat. Seirama dengan program unggulan Bupati Solok dalam memajukan sektor kepariwisataan. Semoga geopark Singkarak-Danau Kembar menjadi warisan budaya nasional yang terdaftar di UNESCO," ungkap Nasripul.
Kabupaten Solok berhasil meraih nilai tertinggi dalam kategori Daya Tarik Wisata Unggulan Sumatera Barat tahun 2021. Tim penilai terdiri dari akademisi, pegiat wisata dan asosiasi pariwisata serta dinas terkait. Mereka menetapkan Geopark Singkarak-Danau Kembar sebagai juara pertama pada Festival CHSE 2021 di Istana Bung Hatta Bukittinggi, Rabu (17/11/2021).
Sebelumnya, tahapan penilaian DTWU ini sudah dimulai dari beberapa waktu yang lalu oleh tim ahli yg diketuai Prof. Ansofino. Dalam penilaian terakhir, tim menetapkan tiga objek DTWU sebagai nominasi yang menjadi juara. Di antaranya Geopark Singkarak-Danau Kembar, Istano Pagaruyung dan Gunung Padang.
"Dan, dari penilaian akhir tim penilai, kawasan Geopark Singkarak-Danau Kembar berhasil menduduki peringkat teratas. Semakin mengokohkan sektor pariwisata Kabupaten Solok terbaik di Sumatera Barat," sebut Nasripul.
Dia berharap prestasi ini mendorong pencapaian target RPJMD, untuk menjadikan kabupaten terbaik di Sumatera Barat. Kemudian, menjadikan sektor pariwisata, sebagai program unggulan yang dapat berkontribusi dalam peningkatan ekonomi masyarakat daerah.(rel/idr) Editor : Admin Padek