Wali Kota Pariaman Genius Umar menyebutkan, dirinya mempercayakan pembenahan, pengelolaan dan promosi pariwisata kepada Kepala Dinas Pariwisata Dwi Marhen Yono yang "dibawanya" dari Banyuwangi". Pasalnya, sejak Marhen di Pariaman, sektor pariwisata semakin menggeliat, banyak inovasi dan kreativitas hingga berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
"Pengelolaan dan pembenahan pariwisata Pariaman kita percayakan pada Pak Marhaen. Terserah Pak Marhaen saja, mau diapakan. Kita yakin pariwisata Pariaman akan hebat," kata Genius Umar saat soft launching calender event pariwisata Kota Pariaman tahun 2022 bersama Jaringan Pemred Sumbar (JPS), Rabu (16/2/2022) di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota.
Marhen menjelaskan, tahun 2021, rata-rata kunjungan wisatawan per hari ke Kota Pariaman mencapai 5 ribu orang. Wisatawan lokal hingga mancanegara.
"Target kita tahun 2022 ini sebanyak 2 juta wisatawan dengan target kunjungan 5.500 orang per hari. Artinya, dengan target belanja per orang hanya Rp100 ribu saja per orang, akan ada Rp200 miliar uang beredar setiap tahunnya," jelas Marhen dalam diskusi yang juga diikuti Kadis Kominfo Kota Pariaman Ferry Ferdian serta sejumlah staf Diskominfo dan Dispar Pariaman.
"Setiap Sabtu di Pantai Pariaman itu kita tampilkan seni budaya dalam program Pariaman Culture Everyweek. Penampilan seni budaya ini akan berlangsung setiap Sabtu sore sepanjang tahun 2022," ungkap Dwi Marhen dalam diskusi bersama Jaringan Pemred Sumbar (JPS).
Untuk menampung wisatawan tersebut, lanjut Marhen, Dinas Pariwisata Kota Pariaman telah membina 320 homestay dengan 2 hotel bintang 3.
"Kalau dihitung dari tingkat kunjungan, kita akui jumlah penginapan yang ada masih kurang. Moga ke depannya, ada investor yang mau bangun hotel dan penginapan sehingga wisatawan itu nginapnya di Pariaman," harap Marhen.
Selain Pariaman Culture Everyweek, juga ada Pesona Hoyak Tabuik dan Silat On the Sea (Silat di atas laut). "Karena pandemi, dua tahun ini, 2020 dan 2021 kita tidak menggelar pesta hoyak tabuik. Mudah-mudahan tahun ini bisa kita gelar lagi. Kita agendakan 14 Agustus 2022," pungkas kepala dinas yang low profile dan mudah dekat semua kalangan, apalagi media.(nia)