Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Nagari Sungai Batang Resmi Buka Destinasi Wisata: Padukan Pesona Alam dan Warisan Budaya Minangkabau

Randi Zulfahli • Minggu, 2 Februari 2025 | 13:19 WIB

Berkeliling wisata menggunakan sepeda listrik di Nagari Sungai Batang di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. (Foto: Kominfo)
Berkeliling wisata menggunakan sepeda listrik di Nagari Sungai Batang di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. (Foto: Kominfo)
PADEK.JAWAPOS.COM—Nagari Sungai Batang di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, kini resmi membuka pintu bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Pembukaan destinasi wisata unggulan ini ditandai dengan uji coba kunjungan wisata yang diselenggarakan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Nagari Sungai Batang bersama Politeknik Pariwisata NHI Bandung.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Agam, Dedi Asmar mengungkapkan optimismenya terhadap prospek pariwisata di kawasan ini.

"Nagari Sungai Batang menyuguhkan potensi wisata yang memukau, tidak hanya dari aspek budaya tetapi juga panorama alamnya. Kami melihat ini sebagai momentum tepat untuk mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat yang akan berdampak signifikan pada peningkatan ekonomi lokal," tuturnya sebagaimana dikutip dari laman Diskominfo Agam Minggu (2/2/2025).

Pengembangan Nagari Sungai Batang sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Agam mengusung konsep wisata terpadu yang mengombinasikan keindahan alam dengan kekayaan budaya Minangkabau.

Sementara itu, Ketua Pokdarwis Nagari Sungai Batang, Heris, memaparkan rangkaian aktivitas wisata yang telah dirancang untuk memberikan pengalaman otentik kepada pengunjung.

"Para wisatawan akan disambut dengan pertunjukan seni tradisional yang mencakup Tambua Tansa, Tarian Pasambahan, dan demonstrasi Silek. Setelah itu, mereka dapat menikmati keseruan bermain air dan menjala ikan di Tapian Kualo, serta berkeliling kawasan wisata menggunakan sepeda listrik yang telah kami sediakan," jelas Heris.

Program wisata dilanjutkan dengan kunjungan ke situs-situs bersejarah yang menjadi kebanggaan Nagari Sungai Batang. Di antaranya; Rumah Gadang Chaniago yang telah berdiri lebih dari 150 tahun, Museum Kutub Khannah, dan Museum Kelahiran Buya Hamka. Pengalaman wisata budaya diakhiri dengan makan bajamba yang diiringi pidato adat 'petatah petitih' atau pasambahan.

"Ritual makan bajamba beserta pasambahan merupakan salah satu upaya kami dalam menjaga dan mewariskan adat istiadat Minangkabau kepada generasi mendatang. Kami ingin wisatawan tidak sekadar berkunjung, tetapi juga memahami kedalaman budaya Minangkabau," tambah Heris.

Wisatawan yang tertarik mengunjungi Nagari Sungai Batang dapat mengakses informasi lebih lengkap melalui akun Instagram @desawisatasungaibatang. Untuk reservasi dan pertanyaan lebih lanjut, wisatawan dapat menghubungi Nita (0823-8456-7562) atau Andri (0821-7397-5500).

Pembukaan akses wisata di Nagari Sungai Batang merupakan langkah strategis dalam pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Agam. Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat sekaligus memperkuat upaya pelestarian warisan budaya Minangkabau yang kaya akan nilai-nilai kearifan lokal. (*)

Editor : Hendra Efison
#Makan Bajamba #Rumah Gadang Chaniago #reservasi #Nagari Sungai Batang #destinasi wisata 2025