Hal ini tak lepas dari program desa perikanan cerdas yang digagas oleh Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kementerian Kelautan dan Perikanan (BRSDM KKP).
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pemkab Pasbar) berkomitmen untuk terus memperbaiki infrastruktur di kawasan ini, salah satunya dengan pembangunan jembatan yang sempat putus, guna memperlancar akses menuju pantai yang terkenal akan keindahannya ini.
Bupati Pasaman Barat, Yulianto, menegaskan bahwa Pemda Pasbar akan memaksimalkan pembangunan sarana dan prasarana untuk mendukung pengembangan Pantai Sikobau sebagai destinasi wisata.
"Kita akan melengkapi sarana prasarana menuju destinasi objek wisata di Pantai Sikabau, Kecamatan Koto Balingka, salah satunya adalah jalan menuju pantai," ujarnya, Jumat (4/4/2025).
Pantai Sikobo telah menjadi pilihan rekreasi tidak hanya bagi warga Pasaman Barat, tetapi juga wisatawan dari luar kabupaten.
Keindahan pantainya menarik banyak pengunjung untuk datang, menjadikannya aset berharga bagi daerah ini.
Anggota DPRD Pasbar, Adriwilza, menambahkan bahwa potensi Pantai Sikobo yang terletak di kawasan pesisir pantai Sumatera sangat menjanjikan untuk terus dikembangkan sebagai destinasi wisata.
"Potensi pantai yang berada di kawasan pesisir pantai Sumatera, Pasaman Barat ini cukup bagus dikembangkan," ujar Adriwilza dari Partai Gerindra.
Untuk mencapai Pantai Sikobo, pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi dari Simpang Empat menuju Simpang Sayur Nagari Ujung Gading, lalu belok kiri dan melanjutkan perjalanan sekitar satu jam melalui perkebunan sawit milik perusahaan dan penduduk.
Meskipun jalan menuju pantai ini sudah cukup baik, ada beberapa bagian yang sedikit berbatu.
Selain itu, akses menuju Pantai Sikobo juga bisa melalui kawasan pantai dari Sikilang dan Maligi di sebelah selatan, serta Pantai Air Bangis di sebelah utara.
Dengan adanya pembangunan infrastruktur yang terus diperbaiki, diharapkan Pantai Sikobo akan semakin mudah diakses oleh wisatawan dan dapat menjadi destinasi favorit yang datangkan manfaat ekonomi bagi masyarakat.(roy)
Editor : Hendra Efison