MUARO LASAK—Kondisi Pantai Muaro Lasak di Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, terlihat memprihatinkan pada Jumat (3/4/2026). Tumpukan sampah sisa bencana galodo yang terjadi empat bulan lalu masih menumpuk di sepanjang bibir pantai.
Berdasarkan pantauan di lokasi, gundukan sampah terlihat mengular di sepanjang garis pantai. Material yang mendominasi antara lain potongan kayu besar, sampah plastik, serta limbah rumah tangga yang mulai membusuk.
Kondisi tersebut menutupi pasir pantai yang seharusnya menjadi daya tarik utama kawasan wisata ini. Selain merusak pemandangan, tumpukan sampah juga menimbulkan bau tidak sedap yang mengganggu kenyamanan pengunjung.
Situasi ini berdampak langsung pada jumlah kunjungan wisatawan, khususnya selama libur Lebaran 2026. Pengunjung yang datang banyak memilih meninggalkan lokasi karena kondisi pantai yang kotor.
Baca Juga: Pemko Payakumbuh Perkuat Pelayanan Publik Jelang Penilaian Ombudsman
Warga Keluhkan Pembersihan Belum Tuntas
Arman (41), warga setempat, menyebut sampah yang menumpuk merupakan sisa material yang terbawa arus sungai saat bencana galodo beberapa bulan lalu.
“Kondisi pantai ini sebenarnya sudah pernah dibersihkan oleh petugas kebersihan Kota Padang beberapa waktu lalu. Namun, pengerjaannya tidak sampai tuntas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hanya sebagian kecil sampah yang berhasil diangkut, sementara sisanya masih tertimbun di area pantai hingga saat ini.
Warga juga mengaku belum mengetahui jadwal pasti pembersihan lanjutan. Ketidakpastian tersebut menimbulkan kekhawatiran, terutama jika kondisi cuaca kembali memburuk.
Baca Juga: Sungai Batang Arau Surut, Sampah Menggunung dan Kapal Kandas
Dampak ke Ekonomi Warga
Menurunnya kunjungan wisatawan berdampak langsung pada pendapatan masyarakat sekitar. Pedagang kuliner dan penyedia jasa di kawasan Muaro Lasak mengalami penurunan penghasilan selama periode Lebaran.
“Ekonomi masyarakat di sini menurun di periode Lebaran ini. Wisatawan sangat berkurang dibandingkan tahun lalu,” kata Arman.
Ia menilai kondisi pantai yang kotor membuat wisatawan enggan berlama-lama atau beraktivitas di kawasan tersebut.
Sampah Sulit Dibersihkan
Tumpukan sampah yang dibiarkan terlalu lama berpotensi semakin sulit dibersihkan. Material plastik dapat tertanam di dalam pasir akibat sapuan ombak, sementara kayu berukuran besar memerlukan alat berat untuk proses evakuasi.
Baca Juga: Wali Kota Payakumbuh Lantik Pejabat Baru, Ini Daftar Lengkapnya
Warga berharap Pemerintah Kota Padang segera mengambil langkah untuk menuntaskan pembersihan sampah di kawasan tersebut.
Kondisi ini dinilai penting untuk memulihkan fungsi Pantai Muaro Lasak sebagai destinasi wisata serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.(*)
Editor : Hendra Efison