PADEK.JAWAPOS.COM– Dewan Pimpinan Daerah Alliance of the Indonesian Tour & Travel Agency (AITTA) Sumatera Barat memaparkan tiga program strategis pariwisata tahun 2026 saat beraudiensi dengan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat. Melalui pertemuan tersebut, AITTA berharap terjalin sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan pelaku industri pariwisata dalam meningkatkan daya saing destinasi wisata di Ranah Minang.
Ketua DPD AITTA Sumbar, Arlan Dikusnata mengatakan program pertama yang akan dijalankan adalah kerja sama dengan Pokdarwis Sungai Batang, Kabupaten Agam. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mengembangkan kawasan kelahiran Pahlawan Nasional sebagai destinasi wisata sejarah, religi, budaya, dan edukasi.
"Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat promosi destinasi, meningkatkan kualitas layanan wisata, serta memberdayakan masyarakat lokal sehingga Sungai Batang semakin dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan di Sumatera Barat," ujarnya.
Selain itu, AITTA Sumbar juga akan menggelar Gathering dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I pada 20–21 Juli 2026 di Tan Kayo Malalo, kawasan Danau Singkarak. Agenda tersebut menjadi forum konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan program kerja dan penguatan kolaborasi antara pelaku industri pariwisata dengan pemerintah daerah.
Program unggulan lainnya adalah penyelenggaraan AITTA Travel Mart 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 26–29 Oktober 2026. Kegiatan ini akan mempertemukan biro perjalanan wisata, hotel, pengelola destinasi, UMKM, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan dalam ajang promosi dan business matching.
Melalui Travel Mart 2026 diharapkan tercipta peluang kerja sama yang lebih luas, meningkatnya transaksi sektor pariwisata, serta semakin kuatnya promosi destinasi wisata Sumatera Barat di tingkat nasional maupun internasional.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat Dr Lila Yanwar MARS menyambut baik berbagai program yang dipaparkan DPD AITTA Sumbar. Ia mengapresiasi inisiatif organisasi tersebut dan berharap komunikasi serta kolaborasi antara pemerintah dengan pelaku industri pariwisata terus diperkuat.
Menurutnya, sinergi yang baik akan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan, menggerakkan ekonomi masyarakat, serta mewujudkan pariwisata Sumatera Barat yang semakin maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Audiensi dihadiri Ketua DPD AITTA Sumbar Arlan Dikusnata bersama jajaran pengurus dan anggota, di antaranya M.H. Risbon Antoni (Asiatur), Andi (Padang Wisata), David (Keumala Holiday), Engrio (Ayo Liburan Holidays), Wenni (Winner Indonesia), Joni Alfandri (Berkah Umroh), Arif (Boemi Tour), Sigit (Harira Holidays), dan Iris Samin (Arsaloka Tour).(mnf)
Editor : Heri Sugiarto