UNP dan Pemko Padang Optimistis Raih Rekomendasi Nasional Kota Gastronomi pada 1 Oktober 2026

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 19:52 WIB
Tim penyusun Roadmap Gastronomi Kota Padang diketuai oleh Dr. Haris Satria, M.Sn. (kiri) dengan anggota Prof. Dr. Abna Hidayat (tengah), Okki Trinanda, S.E., M.M. (Foto: KKPS)
Tim penyusun Roadmap Gastronomi Kota Padang diketuai oleh Dr. Haris Satria, M.Sn. (kiri) dengan anggota Prof. Dr. Abna Hidayat (tengah), Okki Trinanda, S.E., M.M. (Foto: KKPS)

PADEK.JAWAPOS.COM – Universitas Negeri Padang (UNP) bersama Pemko Padang optimistis Kota Padang dapat memperoleh rekomendasi nasional sebagai Kota Gastronomi pada 1 Oktober 2026.

Rekomendasi tersebut menjadi tahapan penting menuju pengajuan Kota Padang sebagai anggota UNESCO Creative Cities Network (UCCN) bidang Gastronomy pada 2027.

Optimisme tersebut mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) akhir penyusunan Roadmap Gastronomi Kota Padang 2026–2030 yang digelar di Co-working Space Youth Center, Gedung Bagindo Aziz Chan, Padang, Kamis (30/7/2026).

FGD menjadi tahapan akhir penyusunan roadmap hasil kolaborasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Padang (UNP) dengan Dinas Pariwisata Kota Padang.

Dokumen tersebut disusun sebagai arah pengembangan sektor gastronomi Kota Padang selama lima tahun ke depan sekaligus menjadi kerangka acuan penyusunan kebijakan untuk mendukung pencalonan Kota Padang dalam UNESCO Creative Cities Network.

Tim penyusun Roadmap Gastronomi Kota Padang diketuai Dr. Haris Satria, M.Sn. dari UNP dengan anggota Prof. Dr. Abna Hidayat, Okki Trinanda, S.E., M.M. dari UNP, serta Dr. Yesi Puspita, S.S., M.Hum. dari Universitas Andalas. Roadmap disusun berdasarkan kajian akademik dan masukan dari berbagai pemangku kepentingan sebagai acuan pengembangan gastronomi Kota Padang.

Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, mengatakan penyusunan roadmap telah memasuki tahap akhir. Menurutnya, perencanaan yang matang menjadi kunci dalam mewujudkan cita-cita Kota Padang sebagai kota gastronomi.

"Kita sudah masuk pada tahap penyusunan akhir roadmap yang diharapkan menjadi panduan pengembangan gastronomi Kota Padang selama lima tahun ke depan. Target kita, pada 1 Oktober mendatang Kota Padang memperoleh rekomendasi nasional sebagai Kota Gastronomi untuk selanjutnya diajukan ke UNESCO pada 2027. Berbagai dokumen pendukung juga telah kita siapkan," jelasnya.

Sementara itu, Ketua LPPM UNP, Prof. Anton, menegaskan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memberikan kajian ilmiah berbasis riset sebagai landasan penyusunan kebijakan pemerintah daerah.

"Kami memberikan dukungan melalui kajian ilmiah yang mengacu pada standar dan tata aturan pemerintah sehingga dapat menjadi masukan dalam pengambilan kebijakan. Gastronomi merupakan salah satu sektor yang mampu mendorong kemajuan sebuah kota," katanya.

Ketua Tim Penyusun Roadmap Gastronomi Kota Padang, Dr. Haris Satria, M.Sn., menjelaskan penyusunan roadmap dilakukan melalui dua kali Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan media dalam skema hexa helix.

"FGD hari ini merupakan tahap akhir. Tujuannya menyusun peta jalan pengembangan gastronomi Kota Padang untuk lima tahun ke depan sehingga menjadi pedoman dalam mewujudkan target Padang sebagai City of Gastronomy pada 2027," ujar Haris.

Roadmap Gastronomi Kota Padang 2026–2030 diharapkan menjadi pedoman pengembangan sektor gastronomi yang terarah sekaligus memperkuat kesiapan Kota Padang dalam mengikuti proses seleksi nasional sebelum diajukan sebagai kandidat UNESCO Creative Cities Network (UCCN) bidang Gastronomy pada 2027.

Penyusunan roadmap tersebut juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).(*)

Editor : Heri Sugiarto
Roadmap Gastronomi Padang Kota Gastronomi Padang unp Unesco Creative Cities Network pemko padang