Oleh: Dr. Haris, Brand Activator.
PADEK.JAWAPOS.COM-Taste of Padang Experience pada Kamis pekan depan resmi digelar. Lokasi event tahun ini difokuskan pada kawasan Kota Tua, Pantai Cimpago, Batang Arau, Palinggam dan Youth Center.
Adapun tema yang diusung yaitu "Warisan Rasa Kebanggaan Bangsa". Hal ini sejalan dengan persiapan padang untuk mencapai rekognisi internasional sebagai Kota Gastronomy/ City of Gastronomy.
Event ini bertujuan untuk menghidupkan kembali warisan budaya kuliner melalui filosofi harmoni multi-etnis “Urang Padang Jalan Barampek”.
Adapun momentum strategis pada pelaksanaan event tahun ke-2 ini yaitu Persiapan Padang menjadi City of Gastronomy UNESCO 2027, Sinkronisasi visi Padang sebagai Kota Pintar dan Kota Sehat, dan Hari Jadi Kota Padang ke 357.
Rangkaian kegiatan dilaksanakan pada 6-10 Agustus 2026 dengan melibatkan partisipasi aktif warga kota.
Kota Pintar (Smart City) dan Kota Sehat merupakan visi kejayaan Kota Padang yang dituangkan dalam 9 Program Unggulan dan 40 aktivasi dengan kata kunci “menggerakkan segala potensi”.
Sinkronisasi visi dan pelaksanaan Hari Jadi Kota (HJK) 35 Kota Padang merupakan bagian tak terpisahkan dari persiapan dan kesiapan Padang untuk mendapatkan rekognisi internasinal sebagai City of Gastronomy UNESCO.
Akhir Juli 2026, Dossier Padang telah submit untuk mengikuti Seleksi Nasional Nominasi UCCN 2027 dari Indonesia. Perwakilan ABCGM (Akademisi, Bisnis, Komunitas, Pemerintah dan Media) terus mengawal semua rangkaian melalui sinergi dan kolaborasi.
Road to Gastronomy City, Visi Kejayaan & HJK 357 merupakan satu paket lengkap yang dibungkus dalam IP Event “Taste of Padang Experience 2026”
Berikut Higlight Event :
Day 1. Kamis, 6 Agustus 2026
Diawali Seminar Pendidikan yang akan dihadiri oleh Wakil Menteri Diktisaintek RI dan Menteri Pendidikan dari Malaysia, yang dilanjutkan dengan MoU sebagai implementasi progam unggula Padang Juara lewat Beasiswa Luar Negeri.
Kemudian kegiatan Waste Management Symposium, salah satu topik menarik terkait best practice pengelolaan LPS di kota Padang.
Malamnya, digelar Festival Telong-Telong. Tahun ini berbeda, tidak hanya pemilihan venue tetap konsep kolaboratif yang mengusung konsep gastronomy pada peserta pawai dari berbagai simpul kecamatan/ kelurahan.
Day 2. Jumat, 7 Agutus 2026
Rangkaian kegiatan dimulai dengan Rapat Paripurna HJK ke 357 di DPRD, Padang Gastronomy Market yang digelar sampai hari Senin, Salaju Sampan yang digelar sampai Sabtu, dan Peresmian Jembatan Hildsheim yang merupaka simbol sister city padang (Indonesia) dan Jerman.
Selanjutnya, Padang Bajamba Festival akan menjadi titik temu berbagai stakeholder dalam menjelajah cita rasa Kota Padang dalam satu aktivitas yang dikemas secara atraktif.
Day 3. Sabtu, 8 Agustus 2026
Diawali dengan Gowes Siti Nurbaya, donor darah yang digelar sampai hari Minggu dan pembukaan Padang Harmoni Festival. Selain itu kegiatan terus berlanjut event lainnya.
Day 4. Minggu, 9 Agutus 2026
Rangkaian kegiatan dimulai dengan Bom Rum yang terkonfirmasi menghadirkan ribuan pelari, talk on taste yang akan dibagi menjadi 3 sesi khusus bersama : pagi bersama Dewan Kuliner Indonesia, siang bersama Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI), sore bersama Samsara Living Museum dari Bali.
Selain itu, juga akan ada masak besar bersama Chef William Wongso dan Lord Adi. Sorenya akan digelar pembukaan Padang Fashion Summit.
Sedangkan malamnya, menjadi titik temu warga kota pada Exploria Padang (Siti Nurbaya Orchestra dan Band) menghadirkan artis Minang, Judika dan Diva Aurel.
Day 5. Senin, 10 Agustus 2026
Last day tersaji penutupan kegiatan donor darah, Padang Gastronomy Market, Padang Fashion Summit dan Padang Harmony.
Informasi lainnya dapat diakses pada platform komunikasi digital @tasteoofpadangexperience dengan Ketua Pelaksana Corry Saidan, Asisten 3 Pemko Padang.(*)
Editor : Heri Sugiarto