Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pemkab Pasbar Lakukan Penguatan Posyandu

Novitri Selvia • Selasa, 13 Desember 2022 | 11:51 WIB
KESEHATAN: Dinas Pemberdayaan Nagari dan Masyarakat (DPNM) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pasbar menggelar rapat kelompok kerja operasional posyandu, Senin (12/12).(IST)
KESEHATAN: Dinas Pemberdayaan Nagari dan Masyarakat (DPNM) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pasbar menggelar rapat kelompok kerja operasional posyandu, Senin (12/12).(IST)
Pemkab Pasbar melalui Dinas Pemberdayaan Nagari dan Masyarakat (DPNM) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar rapat kelompok kerja operasional (Pokjanal) Posyandu Kabupaten Pasaman Barat.

Kegiatan itu dalam rangka Rebranding Posyandu sebagai pengembangan terhadap pelaksanaan pelayanan di Posyandu melalui Posyandu Terintegrasi dan Posyandu Prima. Rapat dibuka langsung oleh Ketua TP PKK Pasbar Ny Titi Hamsuardi di Auditorium Kantor Bupati setempat, Senin (12/12).

Ny. Titi Hamsuardi menjelaskan bahwa Kabupaten Pasaman Barat merupakan pilot project dari pelaksanaan Posyandu Prima di Tingkat Provinsi Sumatera Barat.

“Bagaimana Posyandu Prima bisa dilaksanakan di masing-masing nagari minimal dari 19 nagari, ada percontohan untuk Posyandu Prima agar semua pelayanan yang ada di Posyandu Prima dapat dirasakan oleh masyarakat. Mulai dari usia 0 hingga lansia,” jelas Ny. Titi Hamsuardi.

Ia juga mengimbau seluruh pihak terkait agar dapat mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan Posyandu Prima, karena layanan yang diberikan cukup lengkap mulai dari cek kesehatan, tekanan darah, kolesterol, dan penyakit tidak menular lainnya.

Kabid Kesmas Dewi Indriani Djusair menjelaskan perbedaan antara Posyandu Prima dengan Posyandu Terintegrasi. Posyandu Prima merupakan wadah pemberdayaan masyarakat yang memberikan pelayanan kesehatan dasar sesuai kebutuhan secara terintegrasi di nagari atau desa.

Posyandu Prima sendiri berasal dari_Puskesri yang merupakan milik nagari. Sedangkan Posyandu Terintegrasi adalah bagian dari Posyandu Prima itu sendiri.

“Di bawah Posyandu Prima ada posyandu yang terintegrasi, maka ke depannya Posyandu Prima ini terlaksana tidak ada lagi masyarakat yang tidak terjamah oleh layanan kesehatan. Posyandu yang terintegrasi bila ada yang tensinya tinggi, gula darah, bisa dirujuk ke Posyandu Prima sebelum ke Puskesmas,” jelas Dewi Indriani Djusair.

Untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan, dilakukan integrasi satu layanan kesehatan terpadu dengan mendayagunakan potensi Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa/ Kelurahan.

Ia menjelaskan pelayanan kesehatan yang ada di Posyandu Prima dari ibu hamil, bersalin dan nifas, bayi, balita, pra sekolah, usia sekolah dan remaja, usia produktif sampai lansia.

Dalam mewujudkan Posyandu Prima di Kabupaten Pasaman Barat, perlu kolaborasi dari instansi terkait Posyandu tersebut bisa dilaksanakan satu per nagari di Kabupaten Pasaman Barat. (roy) Editor : Novitri Selvia
#Dinkes Pasbar #Pemkab Pasbar #Posyandu Prima #DPNM