Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang langsung menggelar operasi pencarian dan pertolongan pada Sabtu pagi (8/11/2025).
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, membenarkan laporan tersebut. Kedua nelayan yang hilang masing-masing bernama Syamsidar (47) dan Suman (40), keduanya warga Air Bangis.
“Kami menerima informasi awal kejadian pada Sabtu pagi, pukul 09.15 WIB,” ujar Hendri. Laporan disampaikan oleh Wali Jorong setempat, Yance.
Berdasarkan data awal, kedua nelayan berangkat melaut pada Jumat malam sekitar pukul 23.00 WIB.
Biasanya, mereka telah kembali ke darat pada pagi hari. Namun, hingga Sabtu pagi, keduanya belum juga muncul.
Keluarga yang khawatir kemudian melapor ke Wali Jorong setelah upaya pencarian mandiri nelayan sekitar tidak membuahkan hasil.
Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue Pos SAR Pasaman diberangkatkan menuju Dermaga RIB 03 pada pukul 09.30 WIB dengan kekuatan enam personel.
Tim melanjutkan pencarian laut menggunakan Kapal Cepat Rigid Inflatable Boat (RIB 03) pada pukul 09.50 WIB, menuju Last Known Position (LKP) yang diperkirakan berada di koordinat 0°6'47.71"N dan 99°19'51.92"E.
Jarak dari Dermaga Sasak ke titik pencarian mencapai 24 mil laut, dengan estimasi waktu tempuh sekitar tiga jam.
Dalam operasi ini, tim SAR membawa berbagai peralatan utama, termasuk RIB 03, Rescue Car Double Cabin, peralatan air, medis, komunikasi, drone, dan perlengkapan SAR lainnya.
Namun, pencarian sempat terkendala kondisi cuaca. “Berdasarkan informasi BMKG Maritim, tinggi gelombang laut berkisar antara 1 hingga 2 meter,” jelas Hendri.
Kondisi di lokasi dilaporkan berawan dengan angin 8 knot. Hingga Sabtu sore, tim SAR masih melakukan penyisiran intensif untuk menemukan Syamsidar dan Suman di perairan Air Bangis.(CC1)
Editor : Hendra Efison