Berdasarkan pantauan lapangan pada Senin (2/2/2026), harga daging ayam tercatat naik, sementara harga daging sapi masih stabil.
Pemilik Rumah Potong Hewan (RPH) Ruminansia dan Unggas di Pasaman Barat, Zulfri (57), mengatakan kenaikan terjadi pada daging ayam sejak Minggu (1/2/2026).
Harga daging ayam saat ini berada di angka Rp32.500 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp31.000 per kilogram.
“Kalau harga ayam naik, kenaikan terjadi pada hari Minggu. Naiknya itu di angka Rp1.500 per kilogram,” kata Zulfri kepada Padang Ekspres, Senin (2/2/2026).
Menurut Zulfri, kenaikan harga tersebut dipicu oleh terbatasnya pasokan ayam dari perusahaan pemasok.
Ia menyebutkan jumlah pasokan yang diterima tidak sesuai dengan pesanan yang diajukan.
“Pasokan ayam dari perusahaan pemasok sedang terbatas. Kami pesan 100 ekor, yang datang hanya sekitar 50 ekor,” ujarnya.
Zulfri mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kenaikan harga dari sisi hulu.
Namun, ia menyebutkan harga dari distributor memang sudah mengalami kenaikan sejak satu hari sebelumnya.
“Dari distributor, harga memang sudah naik cukup signifikan sejak kemarin,” katanya.
Sementara itu, harga daging sapi di Pasaman Barat hingga awal Februari 2026 masih terpantau stabil.
Zulfri menyebut harga daging sapi saat ini berada di angka Rp150.000 per kilogram dan belum mengalami perubahan.
“Saat ini harga daging sapi masih stabil, belum terjadi kenaikan sama sekali,” ujar Zulfri.
Meski demikian, ia memperkirakan harga daging sapi berpotensi mengalami kenaikan menjelang masuknya bulan Ramadan. Pola tersebut, menurutnya, kerap terjadi setiap tahun.
“Biasanya daging sapi naik saat hendak bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri,” kata Zulfri.
Menjelang Ramadan 2026, para pedagang berharap harga komoditas daging dapat tetap terkendali.
Stabilitas harga dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan pangan selama bulan puasa.(CR6)
Editor : Hendra Efison