Razia tersebut menyasar warung dan pedagang yang diduga memperjualbelikan minuman keras ilegal selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Operasi dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Pasaman, Ipda Luthfy Basrian bersama tim opsnal.
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto melalui Kapolsek Pasaman AKP Zulfikar mengatakan, Operasi Pekat Singgalang 2026 digelar sebagai langkah preventif guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama Ramadhan.
”Operasi ini sebagai upaya preventif untuk menekan potensi gangguan kamtibmas di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah,” ujar Zulfikar.
Ia menjelaskan, sasaran operasi tidak hanya peredaran minuman keras, tetapi juga berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, seperti perjudian, tawuran remaja, premanisme, hingga tempat hiburan malam yang dinilai rawan memicu konflik sosial.
Dari hasil razia, petugas mengamankan puluhan botol minuman keras berbagai merek dari sebuah warung milik AY, 48, di kawasan Simpang Tiga Timur, Nagari Kotobaru, Kecamatan Luhak Nan Duo.
Barang bukti yang disita terdiri atas 10 botol anggur merek Orang Tua, lima botol anggur hijau merek Api, 23 botol soju, serta empat botol minuman keras merek Atlas. Seluruh barang bukti tersebut dibawa ke Mapolsek Pasaman untuk proses hukum lebih lanjut.
Menurut Zulfikar, peredaran minuman keras tanpa izin berpotensi memicu berbagai tindak kriminalitas, terutama pada malam hari, seperti perkelahian, aksi kekerasan, dan gangguan ketertiban lainnya. Karena itu, pihaknya akan meningkatkan intensitas patroli dan razia selama Ramadhan.
Selain penindakan, Polsek Pasaman juga mengedepankan pendekatan persuasif dan pembinaan kepada masyarakat. Kepolisian mengajak tokoh adat, tokoh agama, serta kalangan pemuda di setiap nagari untuk bersinergi menjaga keamanan lingkungan.
”Kita mengajak seluruh unsur masyarakat dan pemuda di setiap nagari untuk bersama-sama menjaga dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Ia menambahkan, personel Polsek Pasaman akan terus melaksanakan patroli rutin pada jam-jam rawan guna mencegah tawuran remaja, penyalahgunaan petasan, premanisme, serta menekan angka kriminalitas selama bulan puasa.
Zulfikar juga mengimbau masyarakat meningkatkan toleransi dan saling menghormati agar umat muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman dan khusyuk.
”Mari saling menghormati dan meningkatkan rasa toleransi antar sesama selama bulan suci Ramadhan, sehingga umat muslim dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan khidmat,” pungkasnya. (*)
Editor : Eri Mardinal