Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

RTH Ibuah Minim Wahana Bermain

Novitri Selvia • Selasa, 28 September 2021 | 13:10 WIB
BUTUH SENTUHAN: RTH Ibuah yang berada di pinggir Batang Agam, diharapkan mendapat perhatian dari dinas terkait, terutama soal wahana bermain anak. Mengingat, daerah ini merupakan destinasi wisata Kawasan Geopark Jembatan Ratapan Ibu yang kian ramai dikunj
BUTUH SENTUHAN: RTH Ibuah yang berada di pinggir Batang Agam, diharapkan mendapat perhatian dari dinas terkait, terutama soal wahana bermain anak. Mengingat, daerah ini merupakan destinasi wisata Kawasan Geopark Jembatan Ratapan Ibu yang kian ramai dikunj
Meski ramai didatangi masyarakat, terutama pada akhir pekan, tapi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Payakumbuh di pinggir Batang Agam, Ibuah, masih minim dari wahana bermain.

Kondisi ini, diharapkan mendapat perhatian dari dinas terkait. Mengingat, RTH Ibuah merupakan destinasi wisata Kawasan Geopark Jembatan Ratapan Ibu.

Menurut Os, pengelola parkir di RTH Ibuah yang diwawancarai tim Humas Diskominfo Payakumbuh pada Minggu (26/9), RTH Ibuah termasuk ramai didatangi masyarakat pada akhir pekan. Bahkan, pada Sabtu dan Minggu, jika cuaca cerah, jumlah pengunjung bisa capai 200 orang.

“Kadang-kadang di RTH ini ada diisi oleh kehadiran komunitas pecinta reptil, karena Covid-19 pula lah saat ini mereka cari-cari waktu ke sana. Sehingga sudah jarang beraktivitas di RTH Ratapan Ibu. Padahal, keberadaan komunitas ini cukup menarik minat pengunjung, khususnya anak-anak,” kata Os.

Dia menyebut, RTH Ibuah disukai masyarakat karena jaraknya yang dekat dengan Pasar Ibuah. “Karena dekat pula dengan area Pasar Ibuh, maka orang-orang sesekali ke sini bersantai sambil berfoto-foto. Pengunjung itu paling nyaman ke sini pada malam hari, karena bisa ngopi sambil menenangkan pikiran sekaligus mendengar suara air terjun di Jembatan Ratapan Ibu,” kata Os.

Sementara itu, seorang pengunjung RTH Ibuah bernama Feni, mengaku sengaja datang dari Bukittinggi ke RTH Ibuah, karena tempatnya nyaman dan asri.

“Jika ada wahana sepeda gantung dan jembatan gantung biar lebih ekstrim. Lalu saran kami harusnya di sini ada seni pertunjukan sebagai hiburan agar suasananya lebih hidup,” kata Feni.

Hal serupa disampaikan Wendi dari Situjuah, Kabupaten Limapuluh Kota yang datang ke RTH Ibuah bersama keluarganya. Menurut Wendi, akses ke RTH Ratapan Ibu itu cukup mudah, cocok sebagai destinasi wisata keluarga sekaligus melihat objek sejarah.

“Lokasinya sudah aman, berpagar keseluruhan. Jika bisa ada wahana bermain anak seperti ayunan dan sebagainya baru tambah mantap,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh Desmon Corina menyebut, pemerintah daerah bisa saja menambah wahana di RTH Ibuah,  kalau anggaran tersedia.

“Secara aturan juga sudah pasti bisa, tapi kan kondisi kita sekarang masih pandemi Covid-19, Pemko lakukan penghematan anggaran,” kata Desmon.

Terkait dengan adanya wacana agar dalam membangun wahana di RTH Ibuah, Pemko Payakumbuh menggandeng investor, menurut Desmon hal itu perlu survey terlebih dahulu, karena selama ini belum ada investor yang datang untuk pengembangan lebih lanjut. (frv) Editor : Novitri Selvia
#RTH Ibuah #Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh