PADEK.JAWAPOS.COM-Warga Kota Payakumbuh patut berbangga! Hotel Mangkuto, yang terletak di Jalan Sudirman, Kecamatan Payakumbuh Utara, baru saja diresmikan sebagai Hotel Syariah pertama di Sumatera Barat. Peresmian ini ditandai dengan pelepasan papan selubung nama hotel.
Direktur Hotel Mangkuto Syariah, Perdana Agusta, menjelaskan, cita-cita untuk menjadi hotel syariah adalah komitmen dari pendirinya, Dt. Mangkuto dan istrinya.
“Sejak didirikan pada tahun 1993, kami sudah menetapkan segmen kami. Pasangan yang bukan Mahram tidak diperbolehkan menginap, sehingga prinsip syariah telah kami pegang sejak awal,” ungkap Agung.
Tiga tahun lalu, Hotel Mangkuto mengajukan diri untuk mendapatkan sertifikasi sebagai hotel syariah. “Kami telah menyampaikan niat ini kepada Ketua MUI Sumbar, Buya Gusrizal Gazahar,” lanjutnya.
Untuk mendapatkan sertifikasi, hotel ini harus memenuhi sekitar 86 syarat, termasuk memastikan tamu menunjukkan surat nikah jika menginap berpasangan.
Setiap aspek hotel telah disesuaikan dengan prinsip syariah. “Kami menyiapkan alunan pembacaan Al Quran di seluruh ruang hotel dan mengumandangkan adzan lima waktu. Pegawai juga mengenakan pakaian muslim, dan semua fasilitas mengikuti standar syariah,” tambahnya.
Setiap kamar dilengkapi perlengkapan shalat seperti mukena, sejadah, Al Quran, dan penunjuk arah shalat, sehingga tamu dapat beribadah dengan nyaman.
Hotel Mangkuto Syariah juga memiliki ballroom terbesar di Kota Payakumbuh, mampu menampung 300 hingga 400 orang, serta tiga ruang rapat dan 50 kamar inap.
Ketua MUI Sumbar, Buya Gusrizal Gazahar, mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas kehadiran hotel syariah pertama di daerah ini.
“Kehadiran Hotel Mangkuto Syariah adalah bagian dari misi dakwah MUI. Syariah harus diimplementasikan agar orang melihat manfaatnya,” ujarnya optimis.
Ia juga menambahkan, hotel ini akan menjadi percontohan dalam pengelolaan pariwisata di Sumbar, sesuai dengan Perda Halal yang ada.
Wakil Ketua MUI Pusat, Dr. H. Anwar Abbas, turut memberikan selamat kepada Hotel Mangkuto Syariah dan berharap pengelolaan hotel ini mencerminkan nilai-nilai ajaran agama.
“Dengan semangat dan komitmen tinggi, hotel ini siap menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin pengalaman menginap sesuai prinsip syariah,” pungkasnya.
Dengan kehadiran Hotel Mangkuto Syariah, Payakumbuh menunjukkan bahwa pariwisata dan nilai-nilai syariah dapat berjalan seiring, memberikan pengalaman yang bermanfaat bagi semua. (rid)
Editor : Novitri Selvia