Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Bukik Panjang Patah Sembilan Payakumbuh  Dilirik untuk Agro Industri

Arfidel Ilham • Senin, 7 Oktober 2024 | 20:35 WIB
POTENSI: Pj Wako Payakumbuh, Suprayitno saat hadir gotong royong bersama warga di Bukik Panjang Patah Sambilan, Jumat lalu. (PEMKO PAYAKUMBUH UNTUK PADEK)
POTENSI: Pj Wako Payakumbuh, Suprayitno saat hadir gotong royong bersama warga di Bukik Panjang Patah Sambilan, Jumat lalu. (PEMKO PAYAKUMBUH UNTUK PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM-Pemerintah Kota Payakumbuh akan segera menyiapkan dan mengkaji terkait pengembangan Bukik Panjang Patah Sembilan, Kelurahan Padang Alai Bodi, yang dinilai memiliki potensi yang sangat besar di sektor agro wisata.

Buktinya, Pemerintah Kota Payakumbuh bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), seperti dikutip dari rilis Humas Pemko Payakumbuh, Minggu (6/10), mulai serius melakukan kajian untuk pengembangan daerah yang diharapkan warga menjadi salah satu objek wisata.

“Bukik Panjang Patah Sembilan memiliki potensi yang besar sehingga harus kita bicarakan dan kita kaji arahnya ke mana,” kata Pj Wali Kota Payakumbuh, Suprayitno, saat berkunjung beberapa waktu lalu.

Menandai kebersamaan dan harapan masyarakat yang besar, gotong royong bersama sebagai implementasi proyek perubahan dari Kadis PUPR Payakumbuh, Muslim, dihadiri Asisten II Pemko Payakumbuh Wal Asri, Kadis LH Desmon Korina, Dirut PDAM Khairul Ikhwan, Camat Payakumbuh Timur Hepi, tokoh masyarakat Nasrul, Niniak Mamak, dan pemuda setempat.

Harapan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui Strategi Pengelolaan Infrastruktur yang Efektif, Transparan, dan Partisipatif (Strategi Pasti Pas).

 Suprayitno mengatakan salah satu potensi besar yang dimiliki Bukik Panjang Patah Sembilan adalah sebagai kawasan agro wisata yang diyakini akan digemari wisatawan.

“Sekarang bagaimana kita menjadikan potensi yang ada ini menjadi lebih hebat. Hal ini tentu harus mendapatkan dukungan dari seluruh pihak, terutama dari pemerintah dan tentunya masyarakat sekitar,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, dia juga memuji dukungan masyarakat setempat yang sebelumnya telah menghibahkan lahan secara sukarela untuk pembangunan jalan.

“Ini menjadi contoh yang baik di tingkat nasional, dukungan dari masyarakat untuk pembangunan dan kemajuan daerahnya. Kebersamaan ini harus terus kita jaga,” ungkap Suprayitno.

Sementara itu, Kadis PUPR Muslim mengatakan bahwa Bukik Panjang Patah Sembilan merupakan kawasan strategis di Kota Payakumbuh dan sudah mendapatkan sentuhan dari Pemerintah Pusat pada 2010.

“Kawasan ini berpotensi menjadi agro wisata dan dulu sudah ramai dikunjungi. Namun, karena sebelumnya masih menjadi aset pusat, pemerintah daerah tidak bisa mengelolanya,” katanya.

Namun, saat ini jalan di kawasan Bukik Panjang Patah Sembilan sudah menjadi aset dan terdaftar sebagai jalan Kota Payakumbuh.

“Dengan potensi yang ada, sayang untuk tidak dikembangkan. Hal ini juga menjadi implementasi dari proyek perubahan yang kami gagas, yakni pengelolaan infrastruktur yang efektif, transparan, dan partisipatif,” jelas Muslim.

Sementara itu, Niniak Mamak setempat, Muklis, mengatakan bahwa masyarakat setempat akan memberikan dukungan maksimal terkait pengembangan Bukik Panjang Patah Sembilan. “Hal ini juga merupakan permintaan masyarakat agar di daerah mereka ada ikon wisata,” ujarnya. (fdl)

Editor : Novitri Selvia
#Agro Industri #Pemko Payakumbuh #Padang Alai Bodi #Bukik Panjang Patah Sembilan