Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Zulmaeta-Elzadaswarman Unggul di 3 Kecamatan

Arfidel Ilham • Kamis, 5 Desember 2024 | 15:10 WIB

 

TUNTAS: KPU Payakumbuh telah menyelesaikan Rapat Pleno Terbuka Hasil Penghitungan Suara, kemarin. Zulmaeta-Elzadaswarman dinyatakan meraih suara terbanyak dalam pleno tersebut.(DOK. KPU PAYAKUMBUH)
TUNTAS: KPU Payakumbuh telah menyelesaikan Rapat Pleno Terbuka Hasil Penghitungan Suara, kemarin. Zulmaeta-Elzadaswarman dinyatakan meraih suara terbanyak dalam pleno tersebut.(DOK. KPU PAYAKUMBUH)

PADEK.JAWAPOS.COM-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Payakumbuh menggelar Rapat Pleno Terbuka untuk mengumumkan hasil penghitungan rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2024 tingkat Kota Payakumbuh yang dipimpin oleh Ketua KPU Kota Payakumbuh, Wizri Yasir, di Hotel Mangkuto, Kota Payakumbuh.

Dalam rapat pleno tersebut, KPU mengumumkan hasil rekapitulasi suara pasangan calon (Paslon) sebagai berikut, paslon nomor urut 1, Supardi-Tri Venindra, memperoleh 15.459 suara;l, paslon nomor urut 2, Almaisyar-Joni Hendri, memperoleh 9.794 suara; Paslon nomor urut 3, Zulmaeta-Elzadaswarman, meraih perolehan tertinggi dengan 21.207 suara; Paslon nomor urut 4, Erwin Yunaz-Fahlevi Mazni, memperoleh 2.766 suara; dan Paslon nomor urut 5, Yendri Bodra Datuak Parmato Alam-Ahmad Rida, memperoleh 12.205 suara.

Rekapitulasi hasil penghitungan suara ini dikawal ketat oleh pihak kepolisian. Hasil ini sejalan dengan hitung cepat sebelumnya, dengan Paslon nomor urut 3, Zulmaeta-Elzadaswarman, menempati perolehan suara tertinggi, diikuti oleh Paslon nomor urut 1, Supardi-Tri Venindra.

Ucapan selamat dari warga Kota Payakumbuh terus berdatangan, bahkan sejumlah tokoh masyarakat turut mengucapkan selamat kepada Paslon nomor urut 3.

“Membangun jembatan hati, Alhamdulillah silaturahmi dengan mendatangi rumah warga satu per satu, berbekal cita-cita bersama untuk Payakumbuh yang lebih baik, diterima dengan baik oleh warga,” kata Zulmaeta usai pengumuman hasil suara.

Dari hasil rekapitulasi tersebut, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Mahyeldi-Vasko juga unggul di Kota Payakumbuh dengan 49130 pemilih, sedangkan rivalnya pasangan calon Epyardi-Ekos dengan 11124 pemilih.

Ketua KPU Kota Payakumbuh, Wizri Yasir mengatakan pihaknya telah menetapkan hasil rekapitulasi perolehan suara ditingkat Kota Payakumbuh.

“Hari ini (red, kemarin) dimana kita tadi sudah melihat raihan suara masing-masing paslon. Berdasarkan rekapitulasi hari ini, pasangan calon nomor urut nomor urut tiga (Zulmaeta-Elzadaswarman) dinyatakan sebagai peraih suara terbanyak untuk tingkat Kota Payakumbuh dengan kisaran 21.207 suara,” kata Ketua KPU Payakumbuh Wizri Yasir, kemarin.

Lalu perolehan suara terbanyak kedua, pasangan calon nomor urut satu (Supardi-Tri Venindra) dengan perolehan suara 15.49 pemilih, lalu pasangan calon nomor urut 05 (Yendri Bodra Dt. Parmato Alam-Ahmad Ridha) dengan 12205 pemilih dan pasangan calon nomor urut 02 (Almaisyar-Joni Hendri) dengan 9794 pemilih dan yang terendah pasangan calon nomr urut 04 (Erwin Yunaz-Fahlevi Mazni) dengan 2766 pemilih.

Sedangkan ditingkat kecamatan, pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Payakumbuh nomor urut 03 (Zulmaeta-Elzadaswarman) unggul ditiga kecamatan, yakni Kecamatan Payakumbuh Utara, Kecamatan Payakumbuh Timur dan Kecamatan Payakumbuh Barat.

Aksi Damai di Bawaslu

Semenamtara itu, sekitar enam puluh orang yang mengatasnamakan Aliansi Aksi Peduli Pilkada Payakumbuh menggelar aksi damai di depan kantor Bawaslu Kota Payakumbuh, Rabu (4/12) sore. Mereka menuntut penegakan aturan dalam pelaksanaan Pilkada Kota Payakumbuh.

Aksi dimulai dengan berkumpul di dekat gelanggang pacuan kuda, kemudian melanjutkan long march menuju Kantor Bawaslu Kota Payakumbuh di Jl Jeruk No. 67, Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak Rajo, Kubu Gadang, Kecamatan Payakumbuh Utara.

Koordinator Aksi Peduli Pilkada Damai Kota Payakumbuh, Alwi Saputra, bersama Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), menyampaikan tiga tuntutan yang harus dipenuhi oleh Bawaslu Kota Payakumbuh.

Tuntutan tersebut antara lain: pertama, Bawaslu dan Gakkumdu harus konsisten dalam menegakkan aturan; kedua, melakukan penyelidikan mendalam terhadap dugaan praktik politik uang di Kota Payakumbuh; dan ketiga, Bawaslu harus berlaku adil dan tidak berpihak pada calon manapun.

“Jika Bawaslu tidak menindaklanjuti dugaan pelanggaran dengan bijak, kami khawatir akan semakin banyak pelanggaran di masa depan,” tegas Alwi Saputra di hadapan massa yang mayoritas terdiri dari ibu-ibu.

Ia juga menambahkan bahwa jika Bawaslu tidak adil dalam penegakan hukum, mereka siap untuk menggelar aksi lebih besar, bahkan dengan kemungkinan memblokade jalan menuju kantor Bawaslu dan bermalam di sana untuk mengawal proses hukum. “Tolak uangnya, tolak orangnya,” seru Alwi Saputra.

Menanggapi tuntutan tersebut, Ketua Bawaslu Kota Payakumbuh, Aan Muharman, bersama komisioner Bawaslu Kota Payakumbuh Widyawati, didampingi oleh Kapolres Payakumbuh AKBP Ricky Ricardo, Wakapolres Kompol Russirwan, serta aparat TNI dan Satpol PP yang berjaga, memastikan bahwa laporan dugaan politik uang yang masuk sudah ditindaklanjuti.

“Kami bagian dari masyarakat dan tidak ingin merusak citra Kota Payakumbuh dengan pelanggaran demokrasi. Kami akan segera menyerahkan laporan ke Polres Payakumbuh untuk ditindaklanjuti. Kami berkomitmen untuk bekerja sesuai aturan dan bersikap adil,” ujar Aan Muharman dengan tegas. (fdl)

Editor : Novitri Selvia
#Pemilu 2024 #Wizri Yasir #Zulmaeta dan Elzadaswarman Unggul #KPU Kota Payakumbuh #Zulmaeta