PADEK.JAWAPOS.COM-Ledakan gas terjadi di sebuah rumah warga di Kelurahan Labuah Basilang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Minggu (20/7) malam.
Peristiwa yang terjadi menjelang waktu Magrib ini menyebabkan enam orang mengalami luka bakar, empat di antaranya adalah anak-anak. Tiga korban di antaranya harus dirawat intensif di fasilitas kesehatan.
Ledakan ini berasal dari kebocoran gas elpiji yang menyambar saat kompor dinyalakan. Api dengan cepat membesar dan melalap bagian dalam rumah yang dihuni tiga kepala keluarga.
Menurut penuturan salah satu korban, Srisanti, 54, peristiwa bermula ketika ia tengah bersiap melaksanakan salat.
Ia sempat memberi tahu menantunya bahwa sedang menggoreng makanan di dapur. Tak lama berselang, ketika sang menantu menyalakan kompor, terjadi ledakan hebat.
“Ledakan langsung terjadi ketika menantu saya menyalakan kompor. Saat itu saya baru selesai berwudu dan bersiap salat. Saya lihat menantu saya sudah melompat karena api menyambar. Saya pun berteriak, ‘Cepat naik!’,” ujar Srisanti saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (21/7).
Kobaran api disebutnya menjalar cepat ke dalam rumah, bahkan hingga ke kamar tempat ia hendak salat. Bantal, kasur, dan pintu kamar ikut terbakar akibat panas yang ditimbulkan.
“Kaki saya sempat dikejar api sampai ke kamar. Saya juga sempat melihat cucu saya yang ada di ruang tamu ikut terkena sambaran api,” tambahnya.
Srisanti menyebut, ada enam orang yang menjadi korban luka bakar. Di antaranya adalah sang menantu serta dua cucunya yang masih duduk di bangku sekolah satu kelas 2 SD dan satu lagi kelas 2 SMP.
“Tiga dari korban sekarang masih dirawat, termasuk dua cucu saya,” jelasnya.
Saat kejadian, Srisanti sempat berlarian ke luar rumah tanpa menyadari dirinya ikut terluka. Rasa perih baru dirasakan setelah beberapa saat kemudian.
Dari keterangan Sekretaris Satpol PP dan Damkar Kota Payakumbuh, Dewi Novita, laporan kebakaran masuk pada pukul 19.30. Petugas Damkar tiba di lokasi tiga menit kemudian dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 20.04.
Objek yang terbakar diketahui adalah rumah milik Andre, 39, seorang wiraswasta. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh kebocoran gas yang menyulut ledakan saat kompor dinyalakan.
“Ada total enam korban luka yang berada di rumah saat kejadian,” ujar Dewi Novita. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian materiil akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait. (rid)
Editor : Novitri Selvia