Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Dapur Baru MBG Layani 3.200 Siswa

Syamsu Ridwan • Senin, 1 September 2025 | 14:30 WIB

UNTUK 12 SEKOLAH: Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman saat meninjau langsung Dapur MBG milik Yayasan Peduli Permata Damai di Kelurahan Kapalo Koto Dibalai, Sabtu (30/8).
UNTUK 12 SEKOLAH: Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman saat meninjau langsung Dapur MBG milik Yayasan Peduli Permata Damai di Kelurahan Kapalo Koto Dibalai, Sabtu (30/8).

PADEK.JAWAPOS.COM-Jumlah dapur atau Satuan Penyedia Pemenuhan Gizi (SPPG) mitra Badan Gizi Nasional (BGN) di Kota Payakumbuh terus bertambah.

Pada Senin (1/9), dapur milik Yayasan Peduli Permata Damai di Kelurahan Kapalo Koto Dibalai, Kecamatan Payakumbuh Utara, resmi mulai beroperasi.

Dapur ini menjadi yang keempat di Kota Payakumbuh dan akan melayani sekitar 3.200 peserta didik dari 12 sekolah di berbagai tingkatan.

Keberadaan dapur tersebut ditinjau langsung oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh bersama Ketua LKAAM, tokoh masyarakat, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta anggota DPRD.

Dalam peninjauan tersebut, Wakil Wali Kota meninjau ruang penyajian makanan, dapur memasak, serta berdiskusi dengan para petugas SPPG.

Dapur ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Perwakilan Yayasan Peduli Permata Damai, Boy Sandy, menyatakan bahwa pihaknya akan mengoperasikan enam dapur di Kota Payakumbuh. Satu dapur telah diresmikan, sementara empat lainnya telah menerima surat keputusan (SK) penetapan dari BGN.

“Alhamdulillah, satu dari enam dapur kami diresmikan hari ini dan siap beroperasi Senin depan. Empat dapur lainnya juga sudah memiliki SK, artinya kepala SPPG-nya telah ditetapkan oleh BGN,” ujar Boy Sandy, Sabtu (30/8).

Menurutnya, dapur tersebut akan langsung melayani 3.200 penerima manfaat dari 12 sekolah di Kecamatan Payakumbuh Utara.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Payakumbuh yang telah menyiapkan titik dapur sehingga program MBG dapat berjalan dengan baik. Selain itu, ia menambahkan bahwa dapur yang dikelola yayasan tersebut turut memberdayakan tenaga kerja lokal.

“Mayoritas pekerja dapur adalah warga sekitar. Dengan demikian, selain mendukung program Presiden, keberadaan dapur ini juga membantu mengurangi pengangguran,” ucapnya.

Ketua LKAAM Payakumbuh, Yb. Dt. Parmato Alam, menyatakan bahwa program MBG merupakan langkah strategis menuju pencapaian Generasi Emas 2045.

“Kami mengapresiasi Pemerintah Daerah dan yayasan pengelola MBG yang berada di garda terdepan dalam menyikapi program Presiden. MBG ini adalah kunci mewujudkan Generasi Indonesia Emas. Selain gizi anak terpenuhi, masyarakat juga mendapat peluang kerja,” ujarnya.

Senada dengan itu, anggota DPRD Kota Payakumbuh, Fitrayanto, menegaskan bahwa pihak legislatif akan terus mendukung dan mengawasi agar tujuan pendirian dapur MBG tercapai.

“DPRD akan mengawal agar SPPG berjalan baik. Kami mengapresiasi Yayasan Peduli Permata Damai yang mengelola enam dapur di Payakumbuh. Semoga niat baik ini dimudahkan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, menyatakan optimisme terhadap operasional enam dapur yang dikelola Yayasan Peduli Permata Damai.

“Kalau satu dapur berjalan baik, saya yakin lima dapur lainnya juga akan baik. MBG adalah program luar biasa dari Presiden. Namun, yang terpenting adalah menjaga kualitas, kuantitas, dan nilai gizi. Gizi, kesehatan, dan pendidikan merupakan kunci utama bagi masa depan anak-anak kita,” tegasnya. (rid)

Editor : Novitri Selvia
#dapur MBG #DPRD Kota Payakumbuh #Yayasan Peduli Permata Damai