Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Segera Hapus Aset OPD tak Produktif

S
Komisi III DPRD Kota Padang menggelar rapat pembahasan LKPD Tahun Anggaran 2025 bersama sejumlah OPD mitra kerja di Ruang Komisi III DPRD Kota Padang, baru-baru ini. (DOK DPRD PADANG)
Komisi III DPRD Kota Padang menggelar rapat pembahasan LKPD Tahun Anggaran 2025 bersama sejumlah OPD mitra kerja di Ruang Komisi III DPRD Kota Padang, baru-baru ini. (DOK DPRD PADANG)

Advertisement

PADEK.JAWAPOS.COM—Komisi III DPRD Kota Padang menggelar rapat pembahasan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) mitra kerja di Ruang Komisi III DPRD Kota Padang, baru-baru ini.

Rapat tersebut dihadiri oleh berbagai OPD yang menjadi mitra kerja Komisi III, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), serta OPD terkait lainnya.

Ketua Komisi III DPRD Kota Padang, Helmi Moesim, mengatakan pembahasan LKPD merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap laporan keuangan yang telah disampaikan oleh kepala daerah kepada legislatif.

Advertisement

“Kami melaksanakan rapat terkait LKPD yang dibuat oleh kepala daerah dan disampaikan kepada DPRD. Kemudian DPRD melakukan pembahasan dan diskusi dengan OPD sesuai mitra kerja masing-masing komisi,” ujarnya.

Menurut Helmi, secara umum pelaksanaan program dan kegiatan pada OPD mitra Komisi III selama Tahun Anggaran 2025 berjalan dengan baik. Sejumlah temuan yang muncul dalam pelaksanaan kegiatan juga telah ditindaklanjuti pada awal tahun 2026.

Ia menyebut beberapa kegiatan infrastruktur yang sebelumnya menjadi catatan telah diselesaikan dan manfaatnya kini sudah dirasakan masyarakat.

Advertisement

“Pada Februari dan Maret 2026 sudah direalisasikan kembali 100 persen. Artinya asas manfaat dari program dan kegiatan tersebut sudah bisa dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Selain itu, Helmi memberikan apresiasi kepada sejumlah OPD mitra Komisi III, khususnya Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang yang dinilai tetap mampu menjalankan pelayanan publik secara optimal meskipun menghadapi berbagai keterbatasan.

Menurutnya, berbagai program yang dijalankan pemerintah daerah sepanjang tahun 2025 turut berkontribusi terhadap capaian Kota Padang yang berhasil masuk dalam jajaran kota terbersih di Indonesia.

Meski demikian, Komisi III DPRD Kota Padang tetap memberikan sejumlah catatan penting dalam pembahasan LKPD tersebut. Salah satu yang menjadi perhatian adalah masih tercatatnya aset daerah yang telah mengalami kerusakan berat dalam daftar aset pemerintah daerah.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

APBD Kota Pariaman 2025 Disepakati, DPRD Soroti SiLPA Rp21,69 Miliar dan Pertahankan WTP ke-13

APBD Kota Pariaman 2025 Disepakati, DPRD Soroti SiLPA Rp21,69 Miliar dan Pertahankan WTP ke-13

DPRD dan Pemko Pariaman menyepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025. Fraksi-fraksi mengapresiasi raihan WTP ke-13, namun menyoroti SiLPA Rp21,69

Pemko Payakumbuh Raih WTP ke-12 Berturut-turut, Tindak Lanjut Rekomendasi BPK Tertinggi Ketiga di Sumbar

Pemko Payakumbuh Raih WTP ke-12 Berturut-turut, Tindak Lanjut Rekomendasi BPK Tertinggi Ketiga di Sumbar

Pemko Payakumbuh kembali meraih opini WTP ke-12 berturut-turut dari BPK RI atas LKPD 2025 dengan tindak lanjut rekomendasi mencapai 83,47 persen.

Kabut Asap Belum Reda, DPRD Padang Usul Sekolah Daring Jika Udara Kian Memburuk

Kabut Asap Belum Reda, DPRD Padang Usul Sekolah Daring Jika Udara Kian Memburuk

Kabut asap menyelimuti Padang dengan AQI 153. DPRD mengusulkan sekolah daring jika kualitas udara semakin memburuk dan berisiko bagi siswa.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer