Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Ops Zebra Singgalang 2025 di Payakumbuh Turunkan Pelanggaran lewat Edukasi Intensif

Syamsu Ridwan • Jumat, 21 November 2025 | 11:35 WIB

EDUKASI: Kasat Lantas Polres Payakumbuh, AKP Yuliarman memberikan edukasi kepada pengendara saat Operasi Zebra Singgalang 2025 berlangsung di sejumlah titik di Kota Payakumbuh.
EDUKASI: Kasat Lantas Polres Payakumbuh, AKP Yuliarman memberikan edukasi kepada pengendara saat Operasi Zebra Singgalang 2025 berlangsung di sejumlah titik di Kota Payakumbuh.

PADEK.JAWAPOS.COM-Operasi Zebra Singgalang 2025 yang digelar Polres Payakumbuh menunjukkan hasil menggembirakan.

Selama tiga hari pelaksanaan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Payakumbuh memfokuskan diri pada kegiatan preventif dan edukatif, sehingga angka pelanggaran lalu lintas mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kapolres Payakumbuh, AKBP Ricky Ricardo, melalui Kasat Lantas Polres Payakumbuh, AKP Yuliarman, mengatakan bahwa operasi tahun ini menekankan pendekatan melalui penyuluhan dan sosialisasi yang lebih intensif kepada masyarakat.

“Fokus kami bukan hanya menindak, tetapi menanamkan kesadaran. Tahun ini pendekatan edukatif diperluas, baik melalui media maupun turun langsung ke masyarakat,” kata AKP Yuliarman kepada Padang Ekspres, Kamis (20/11).

Ia menambahkan, Satlantas Polres Payakumbuh secara masif melakukan kegiatan pembinaan dan penyuluhan (Binluh & Penluh) yang menyasar berbagai kalangan, mulai dari komunitas otomotif, pelajar, mahasiswa, hingga karyawan perusahaan.

“Pada Ops Zebra Singgalang 2025 ini, kami juga sosialisasi ke sekolah dan kampus, serta ke perusahaan atau pabrik,” ujarnya.

Selain itu, Satlantas Polres Payakumbuh memasang media imbauan di berbagai lokasi strategis, berupa tujuh spanduk, 150 leaflet, 150 stiker, dan satu unit billboard.

Jumlah teguran juga mengalami penurunan, dari 211 teguran pada 2024 menjadi 161 teguran pada 2025. Jumlah tilang turun dari 60 tilang manual pada 2024 menjadi 29 tilang manual pada tahun ini.

“Kami melihat masyarakat mulai memahami pentingnya keselamatan. Penurunan teguran menjadi indikator positif,” ujar AKP Yuliarman.

Data pelanggaran lalu lintas menunjukkan penurunan signifikan pada kendaraan roda dua (R2), dari 54 kasus pada 2024 menjadi 26 kasus pada 2025. Pelanggaran didominasi oleh tidak memakai helm SNI sebanyak 12 kasus, dan pelanggaran lainnya delapan kasus.

Sementara itu, pelanggaran kendaraan roda empat (R4) turun dari enam kasus pada 2024 menjadi tiga kasus pada 2025, dengan pelanggaran utama tidak menggunakan sabuk pengaman.

AKP Yuliarman menyatakan bahwa capaian tersebut merupakan sinyal positif meningkatnya kesadaran masyarakat Payakumbuh terhadap pentingnya tertib berlalu lintas.

“Operasi Zebra bukan sekadar penertiban, tetapi momentum untuk menciptakan budaya tertib berlalu lintas. Kami akan terus menggencarkan edukasi agar angka kecelakaan dapat ditekan secara berkelanjutan,” pungkasnya. (rid)

Editor : Novitri Selvia
#AKBP Ricky Ricardo #Operasi Zebra Singgalang 2025 #Polres Payakumbuh