Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Terminal Sago Petak Payakumbuh Sepi, Fungsi Transportasi Kian Berkurang

Irfan R Rusli • Kamis, 22 Januari 2026 | 21:41 WIB

Terminal Sago Petak Payakumbuh sepi aktivitas angkutan, sebagian area beralih fungsi menjadi lapak pedagang seiring menurunnya peran angkutan kota di pusat kota. (Foto: Irfan/Padeks)
Terminal Sago Petak Payakumbuh sepi aktivitas angkutan, sebagian area beralih fungsi menjadi lapak pedagang seiring menurunnya peran angkutan kota di pusat kota. (Foto: Irfan/Padeks)
PADEK.JAWAPOS.COMTerminal Sago Petak yang berada di pusat Kota Payakumbuh tidak lagi berfungsi sebagai simpul transportasi. Berdasar pantauan Kamis (22/1/2026), aktivitas angkutan umum di lokasi tersebut terlihat minim.

Hanya satu hingga dua kendaraan yang singgah. Sebagian besar area terminal telah digunakan sebagai tempat berjualan oleh pedagang.

Sekitar 10 hingga 15 tahun lalu, Terminal Sago Petak menjadi pusat pergerakan angkutan kota dan sago.

Terminal ini melayani rute Limbukan, Koto Nan Ampek, Koto Nan Godang, Air Tabit, Mudiak, hingga Payobasuang.

Seiring berkurangnya angkutan kota, aktivitas transportasi di terminal terus menurun. Area keluar-masuk kendaraan yang sebelumnya padat kini jarang digunakan.

Eka (45), pedagang di kawasan terminal, mengatakan perubahan terjadi bersamaan dengan berkurangnya jumlah angkutan yang masuk.

“Sekarang angkot sudah jarang. Kalau tidak dipakai berjualan, tempat ini kosong,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Jaya (42), pedagang lainnya. Ia mulai berjualan setelah melihat banyak ruang terminal tidak lagi digunakan untuk aktivitas transportasi. “Dulu semua untuk angkot. Sekarang sudah tidak ada,” katanya.

Menurut Jaya, perubahan fungsi berlangsung tanpa penataan resmi. Ruang terminal dimanfaatkan secara bertahap oleh warga untuk aktivitas ekonomi.

Riski (25), warga sekitar, menilai kondisi tersebut dipengaruhi perubahan pola transportasi.

Ia menyebut meningkatnya kendaraan pribadi dan layanan transportasi berbasis aplikasi mengurangi ketergantungan masyarakat pada terminal.

“Sekarang orang lebih mudah menggunakan transportasi online. Tidak perlu datang ke terminal,” ujarnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan Terminal Sago Petak kini lebih banyak dimanfaatkan untuk kegiatan non-transportasi.

Fungsi terminal sebagai fasilitas publik transportasi tidak lagi berjalan sebagaimana sebelumnya. (CR7)

Editor : Hendra Efison
#transportasi Payakumbuh #ruang publik #Terminal Sago Petak #angkutan kota